Simalungun | DelikSumut – Rabu pagi (21/1/2026) sejak pukul 08.00 WIB, puluhan personel Sat Pam Obvit Polres Simalungun sudah bersiap di pos masing-masing. Misi mereka: menjaga keamanan objek vital—mulai dari kebun PTPN IV, 33 bank, hingga destinasi wisata Danau Toba dan Tiga Ras. Dari pagi hingga malam, mereka patroli tanpa henti. “Kami ingin masyarakat, wisatawan, karyawan, dan nasabah bank merasa aman dan nyaman. Polri hadir 24/7!” tegas Kasat Pam Obvit Polres Simalungun, AKP Sappetua Simbolon.
AKP Sappetua Simbolon, saat dikonfirmasi Rabu malam (21/1/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan objek vital dan patroli objek wisata dilaksanakan berdasarkan Renja Sat Pam Obvit Tahun 2025 dan beberapa surat perintah.
“Kegiatan kami hari ini didasarkan pada UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Renja Sat Pam Obvit TA 2025, dan beberapa surat perintah. Kami mengamankan objek vital seperti kebun PTPN IV, bank, serta destinasi wisata di Parapat dan Tiga Ras,” ujar Kasat Sappetua.
Menurutnya, pengamanan objek vital ini sangat penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi karyawan, nasabah, wisatawan, serta masyarakat sekitar.
**Pengamanan Kebun PTPN IV: Cegah Pencurian dan Penggelapan**
Tim Sat Pam Obvit membagi tugasnya menjadi beberapa area. Untuk PTPN IV Regional I, sebanyak 5 personel dipimpin AIPDA Rahmat Hadiwijaya mengamankan Kebun Dusun Hulu, Bangun, Bandar Betsy, dan Silau Dunia.
“Personel kami patroli di sekitar areal PTPN IV Regional I untuk mengantisipasi pencurian hasil perkebunan. Kami meminimalisir lokasi yang dianggap rawan pencurian dan penggelapan hasil panen,” ungkap Kasat Sappetua.
Sementara untuk PTPN IV Regional II, 6 personel dipimpin AIPTU Yoppy Adhiguna mengamankan Kebun Marjandi, Dolok Sinumbah, Padang Matinggi, dan Usaha Mayang.
“Hasilnya sangat positif. Terciptanya rasa aman dan nyaman bagi karyawan yang bekerja di sekitar perkebunan. Terlaksananya kegiatan pengawasan terhadap hal-hal rawan pencurian. Situasi aman terkendali di sekitar objek vital perkebunan,” ujarnya.
**Pengamanan Wisata Parapat: Siang dan Malam Tetap Dijaga**
Di kawasan wisata Parapat, tim yang dipimpin AIPTU Kabul Tua S, AIPDA Hendro Purba, dan BRIPKA Edward Manurung melakukan patroli siang dan malam.
“Patroli siang kami fokus di Kaldera, Pesanggrahan Bung Karno, pedagang souvenir, Pelabuhan Tiga Raja, dan Wisma Bahari. Sementara patroli malam kami sasar hotel-hotel seperti Parapat View, Sapadia, Danau Toba, Pelangi Parapat, serta pedagang kuliner,” ungkap Kasat Sappetua.
Personel memberikan himbauan kepada wisatawan agar tetap menjaga keselamatan, mematuhi peraturan di daerah pariwisata, dan memperhatikan barang-barang berharga selama menikmati wisata di Danau Toba.
“Kami ingin wisatawan merasa aman dan nyaman. Kami juga ingatkan mereka untuk tetap waspada terhadap barang berharga dan selalu patuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujarnya.
**Pengamanan Bank: 33 Personel Jaga Keamanan Nasabah**
Sebanyak 33 personel ditugaskan mengamankan bank-bank di wilayah Polres Simalungun sesuai dengan surat perintah yang telah ditunjuk.
“Kami melaksanakan pengamanan di bank-bank yang telah ditunjuk guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi karyawan, nasabah, dan masyarakat sekitar objek vital,” ungkap Kasat Sappetua.
Hasilnya, terciptanya rasa aman dan kondusif bagi pegawai, karyawan, dan nasabah yang berada di objek tersebut. Tersampaikannya himbauan dan edukasi bagi pegawai, karyawan, nasabah, serta masyarakat sekitar objek sehingga kegiatan dan aktivitas dapat berjalan dengan lancar dan aman.
“Pengamanan bank sangat strategis. Ini bukan hanya soal uang, tapi juga keselamatan nyawa. Kami pastikan bank-bank di Simalungun aman dari gangguan apapun,” tegasnya.
**Patroli Destinasi Wisata Tiga Ras: 10 Personel Jaga Wisatawan**
Sebanyak 10 personel ditugaskan patroli di destinasi wisata Tiga Ras, menyasar lokasi seperti Bah Damanik, Kebun Teh Bah Butong, Kafe Pulo Dondong, Tekosima, Pantai Salbe Romauly, Pantai Salbe Raja Village, Pantai Paris, Hotel Dio Rafael, Pelabuhan Tigaras, dan Pelabuhan Kapal Tradisional.
“Tim kami patroli di destinasi wisata Tiga Ras yang sedang naik daun. Kami ingin wisatawan yang berkunjung merasa aman dan nyaman. Kami juga berikan himbauan agar mereka tetap memperhatikan faktor keselamatan selama liburan,” ungkap Kasat Sappetua.
Hasilnya sangat memuaskan. Tamu yang berkunjung merasa aman dan nyaman selama berkunjung ke wisata Tiga Ras. Para pengunjung tetap memperhatikan faktor keselamatan selama liburan.
“Wisatawan sangat apresiatif dengan kehadiran kami. Mereka merasa dilindungi dan dihargai. Ini yang kami inginkan: wisatawan happy, Simalungun safe!” ujarnya dengan semangat.
Kasat Sappetua menutup dengan mengajak masyarakat untuk terus mendukung tugas Sat Pam Obvit dalam menjaga keamanan objek vital dan destinasi wisata.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan masyarakat. Jika ada yang mencurigakan, segera lapor ke kami atau Call Center 110 Polri. Bersama kita jaga Simalungun tetap aman!” pungkasnya. (PN)
