Angin Kencang Terjang Dairi, Lima Ruang SD dan Rumah Warga Rusak

DAIRI | deliksumut.com — Hujan deras disertai angin kencang melanda Dusun Buluh Mengkal, Desa Rante Besi, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan rusak, termasuk lima ruang kelas SDN 035951 Buluh Mengkal.

Berdasarkan laporan Camat Gunung Sitember, Sion Sembiring, lima ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap akibat diterpa angin kencang.

Kerusakan tersebut berpotensi mengganggu proses belajar mengajar siswa. Kondisi ruang kelas yang terdampak juga memerlukan penanganan agar kegiatan pendidikan tetap dapat berlangsung dengan aman.

Selain bangunan sekolah, dua unit rumah dinas guru yang berada di lingkungan SDN 035951 Buluh Mengkal turut terdampak.

Satu unit rumah dinas mengalami kerusakan parah hingga roboh dan saat kejadian dalam kondisi tidak berpenghuni. Sementara satu unit lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterbangkan angin. Rumah tersebut saat kejadian ditempati Kepala SDN 035951 Buluh Mengkal, Rosita Saragih (59).

Angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada satu unit rumah warga milik Sudir Sembiring (45).

Hingga laporan disampaikan, tidak terdapat informasi mengenai korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara besaran kerugian materiel masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Dairi Vickner Sinaga menginstruksikan jajaran pemerintah di tingkat kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan dan tanggap terhadap setiap perkembangan maupun peristiwa yang terjadi di wilayah masing-masing, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Bupati juga meminta jajaran kecamatan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BPBD, apabila terjadi bencana atau kejadian yang berpotensi membahayakan masyarakat.

“Jajaran di kecamatan harus tetap peka terhadap kondisi di wilayahnya. Jika terjadi bencana, segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait dan ambil langkah strategis sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk mendata dampak yang ditimbulkan,” kata Vickner.

Pemkab Dairi melalui jajaran kewilayahan diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan mengingat perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan bencana di sejumlah wilayah.

Pendataan terhadap kerusakan akibat kejadian tersebut telah dilakukan sebagai dasar untuk menentukan langkah penanganan dan tindak lanjut pemerintah, termasuk terhadap kerusakan lima ruang kelas SDN 035951 Buluh Mengkal.(***/Samsir Sitanggang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *