Simalungun | DelikSumut – Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang mendalam atas terpilihnya H. Ikhwanuddin Nasution, Lc., MM sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun untuk masa bakti 2026–2031.
Penetapan ini merupakan hasil keputusan resmi dari Musyawarah Daerah (Musda) VIII MUI Kabupaten Simalungun yang berlangsung lancar dan demokratis di Gedung MUI Kabupaten Simalungun, Jln Asahan, Kecamatan Siantar, Sumatera Utara, Sabtu (5/9/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora melaporkan seluruh jalannya kegiatan Musda VIII kepada Bupati, yang saat ini sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Nasional.
Disampaikan bahwa proses pemilihan berjalan tertib, aman, dan penuh semangat musyawarah mufakat, hingga akhirnya menetapkan Ustadz H. Ikhwanuddin Nasution sebagai pemimpin baru lembaga ini.
Bupati menyampaikan harapan dan doa tulus bagi ketua terpilih. “Atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun, kami mengucapkan selamat kepada Ustadz H. Ikhwanuddin Nasution, Lc., MM atas amanah besar yang dipercayakan sebagai Ketua MUI Kabupaten Simalungun periode 2026–2031. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab yang tinggi, serta menjadi teladan yang baik bagi seluruh umat,” ujar Bupati.
Bupati berharap kepengurusan baru MUI Simalungun mampu semakin memperkokoh peran ulama sebagai penuntun dan penyejuk kehidupan bermasyarakat, memperkuat pembinaan keagamaan, menjaga erat persaudaraan sesama umat Islam maupun persaudaraan kebangsaan, serta senantiasa merawat kerukunan antarumat beragama.
Lebih dari itu, Bupati menegaskan, kehadiran MUI diharapkan mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan tindakan nyata yang mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Sinergi yang kokoh antara ulama, umara, dan umat adalah kunci utama untuk mewujudkan Kabupaten Simalungun yang aman, damai, religius, toleran, dan terus bergerak maju. MUI adalah mitra strategis pemerintah yang tak tergantikan dalam tugas mulia memberikan pencerahan, pembinaan, dan bimbingan kepada seluruh lapisan masyarakat,” tegas Bupati.
Pemerintah Kabupaten Simalungun juga menegaskan kesiapan penuh untuk terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang erat dengan MUI serta para ulama, demi menghadirkan pelayanan dan kesejahteraan terbaik bagi warga.
Selain mengucapkan selamat kepada ketua baru, Bupati juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara, peserta, dan seluruh elemen yang telah berpartisipasi menyukseskan Musda VIII ini dengan cara yang baik, beradab, dan demokratis.
“Kami berharap kepengurusan masa bakti 2026–2031 ini senantiasa menjunjung tinggi integritas, solid, dan mampu melahirkan program-program yang tepat sasaran, menyentuh kebutuhan nyata umat, serta membawa kemaslahatan yang luas. Teruslah menjadi benteng persatuan dan kerukunan masyarakat Simalungun,” pungkas Bupati.
Dengan mengusung tema “Peningkatan Peran Majelis Ulama Indonesia sebagai Khadimul Ummah dan Shodiqul Ummah, Mitra Pemerintah dalam Mewujudkan Simalungun Maju”, Musda VIII ini menjadi titik awal baru bagi sinergi yang semakin erat: Ulama, Umara, dan Umat Bersinergi untuk Simalungun Maju.(PN)
