Empat Bulan Menanti, Bantuan Material Rumah Korban Kebakaran Dosroha Samosir Akhirnya Terealisasi

SAMOSIR | deliksumut.com — Setelah menunggu sekitar empat bulan pascakebakaran, bantuan material bangunan yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Samosir akhirnya terealisasi dan tiba di lokasi pembangunan rumah korban kebakaran di Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo.

Bagi keluarga korban, bantuan tersebut bukan sekadar material bangunan. Kehadiran bantuan menjadi bagian penting dalam upaya mereka membangun kembali rumah yang sebelumnya dilalap api.

Hal haru itu disampaikan Roslinda Sijabat, istri Karmiden Manik, salah satu korban kebakaran di Desa Dosroha.

“Sangat sangat bermanfaat sekali, aturan lantai tanah jadi bisa nanti lantai semen rumah kami ini, terimakasih kepada Tuhan diperlancar semua rencana,” ujar Roslinda. Senin,(14/09/2026).

Mewakili korban kebakaran Desa Dosroha, Roslinda juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Menurutnya, bantuan yang telah dinanti akhirnya benar-benar terealisasi dan dapat dimanfaatkan dalam proses pembangunan kembali rumah mereka.

Bantuan tersebut sebelumnya dijanjikan pemerintah sebagai bantuan material senilai sekitar Rp8 juta bagi setiap keluarga korban kebakaran.

Dalam rilis Dinas Kominfo Samosir, bantuan stimulan berupa bahan bangunan secara resmi diserahkan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk kepada sejumlah masyarakat yang terdampak bencana kebakaran dan angin puting beliung, Kamis (17/9/2026).

Untuk korban bencana kebakaran, bantuan berupa 104 sak semen dengan nilai Rp7.956.000 diberikan kepada Peran Simanihuruk dan Karmiden Manik, warga Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo, serta Kartini Sitanggang, warga Desa Hutanamora, Kecamatan Pangururan.

Sementara korban angin puting beliung, Rabando Sitanggang, warga Desa Pardugul, Kecamatan Pangururan, menerima bantuan berupa 80 sak semen dan broti dengan total nilai Rp7.897.500.

Jenis material bangunan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan atau permintaan masing-masing korban dan difasilitasi langsung oleh BPBD Kabupaten Samosir.

Saat menyerahkan bantuan, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban keluarga yang mengalami musibah. Kami berharap keluarga tetap semangat dan tabah menghadapi cobaan ini. Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan dan penguatan kepada masyarakat,” ujar Ariston.

Ariston menegaskan, kepedulian pemerintah tidak berhenti pada pemberian bantuan material. Pemerintah juga berupaya memastikan masyarakat yang mengalami musibah tetap mendapatkan perhatian dan dukungan dalam menghadapi kondisi sulit.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Sosial juga telah memberikan bantuan kepada para korban sebagai bentuk respons terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Bagi keluarga korban, bantuan material tersebut memiliki arti penting. Di tengah keterbatasan dan proses membangun kembali rumah, semen dan bahan bangunan yang diterima diharapkan dapat mempercepat penyelesaian rumah sehingga keluarga korban dapat kembali menempati hunian yang lebih layak.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian ini,” ungkap salah satu pihak keluarga, Vincen Turnip.

Bantuan tersebut sekaligus menjadi penguatan moril bagi para korban untuk kembali menata kehidupan setelah bencana. Harapan mereka kini sederhana, rumah yang sempat hancur dapat kembali berdiri dan menjadi tempat berlindung bagi keluarga.

Turut hadir Asisten II Hotraja Sitanggang, Kepala BPBD Samosir Sarimpol Simanihuruk, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan Kepala DPMPTSP Pilippi Simarmata.(Samsir Sitanggang)

Exit mobile version