deliksumut.com | Samosir – TP PKK Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir, memaparkan 10 inovasi unggulan yang berfokus pada peningkatan cakupan pemeriksaan IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat) sebagai upaya deteksi dini kanker serviks saat menerima kunjungan Tim Monitoring Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara, Jumat (5/6/2026), di Aula Kantor Camat Ronggurnihuta.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian monitoring Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Sumatera Utara, yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program-program PKK sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat kecamatan.
Rombongan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara disambut Bupati Samosir yang diwakili Direktur RSUD dr. Hadrianus Sinaga, dr. Iwan Hartono Sihaloho, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir yang diwakili Ketua Pokja IV Ny. Melfa I. Sihaloho, Camat Ronggurnihuta Drs. Darwan Purba, MM, Ketua TP PKK Kecamatan Ronggurnihuta Ny. Rotua D. Purba, perwakilan Dinas Kesehatan yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan Efi D. Sitanggang, S.Kep., M.H., Dinas Sosial PMD dan Pendamping PKH yang diwakili Two Boy, para kepala desa se-Kecamatan Ronggurnihuta, Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Ronggurnihuta, Kepala Puskesmas Ronggurnihuta, bidan desa serta kader PKK.
Dalam sambutan tertulis Bupati Samosir yang dibacakan dr. Iwan Hartono Sihaloho, disampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan monitoring tersebut sekaligus ucapan selamat datang kepada tim monitoring dari Provinsi Sumatera Utara.
“Selamat datang kembali kami sampaikan kepada Tim Monitoring PKK Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Samosir. Semoga udara sejuk, panorama indah Kabupaten Samosir dan Danau Toba yang mempesona dapat membahagiakan seluruh tim selama melaksanakan monitoring di Kabupaten Samosir,” demikian sambutan Bupati.
Bupati Vandiko Timotius Gultom menegaskan bahwa kunjungan Tim Monitoring PKK merupakan bagian dari kemitraan strategis pemerintah dalam pembinaan kemasyarakatan sekaligus tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya pada April lalu.
“Kunjungan ini diharapkan sangat bermanfaat dalam mewujudkan target-target pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan. Saya selaku Pembina PKK Kabupaten Samosir mengucapkan terima kasih atas kegiatan pembinaan dan monitoring ini sehingga penyelenggara pemerintahan di tingkat desa dapat berbenah diri dalam percepatan pembangunan desa di bidang pelayanan kemasyarakatan, peningkatan kesejahteraan keluarga dan penataan tertib administrasi,” ujar Bupati melalui dr. Iwan.
Menurutnya, PKK merupakan ujung tombak pembangunan yang berangkat dari keluarga. Keluarga yang kuat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Samosir Tahun 2025–2029 yakni “Samosir Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan” sebagaimana tertuang dalam Perda Kabupaten Samosir Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD.
“Kunjungan Tim Monitoring ini adalah untuk pemantauan, pengawasan, dan monitoring program kerja PKK yang sudah terlaksana dan saran masukan serta arahan dalam rangka merealisasikan program kerja yang belum terlaksana. Dengan demikian program kerja PKK Provinsi Sumatera Utara selaras dan terintegrasi dengan program kerja PKK di Kabupaten Samosir,” jelasnya.
Bupati juga berharap PKK dapat terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Samosir sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas dan kawasan Geopark Kaldera Toba yang merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark melalui implementasi 10 Program Pokok PKK.
“Kami berharap Tim Penggerak PKK Kabupaten Samosir membangun komunikasi yang efektif dengan PKK Provinsi Sumatera Utara agar terwujud kolaborasi program pembinaan di Kabupaten Samosir,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati mendoakan agar kegiatan monitoring desa binaan PKK tersebut berjalan lancar, sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Samosir.
Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kecamatan Ronggurnihuta Ny. Rotua D. Purba memaparkan 10 inovasi unggulan yang dikembangkan untuk meningkatkan partisipasi perempuan usia subur dalam pemeriksaan IVA Test sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.
Menurutnya, seluruh inovasi tersebut lahir dari kolaborasi erat antara kader PKK desa dan tenaga kesehatan Puskesmas Ronggurnihuta.
“10 inovasi ini lahir dari kekompakan ibu-ibu PKK desa bersama Puskesmas. Monitoring HKG ke-54 hari ini jadi cambuk bagi kami untuk terus bekerja lebih baik, lebih inovatif, dan bermanfaat langsung bagi kesehatan masyarakat Ronggurnihuta,” kata Ny. Rotua D. Purba.
Ia menegaskan bahwa kader PKK di tingkat desa menjadi garda terdepan dalam mengedukasi dan mengajak perempuan untuk melakukan pemeriksaan IVA Test. Upaya tersebut dinilai berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Sementara itu, Camat Ronggurnihuta Drs. Darwan Purba, MM menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Monitoring PKK Provinsi Sumatera Utara yang dinilainya menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Monitoring HKG PKK ke-54 ini menjadi bukti TP PKK Ronggurnihuta siap berinovasi dan bekerja nyata untuk masyarakat. Kami dari Pemerintahan Kecamatan akan terus mendukung penuh program 10 Pokok PKK, terutama yang bersentuhan langsung dengan kesehatan ibu dan penurunan stunting. Sinergi dengan Puskesmas dan seluruh kepala desa akan kami kuatkan agar Ronggurnihuta semakin maju dan nama baik Kabupaten Samosir semakin harum di tingkat Provinsi,” ujar Darwan Purba.
Mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Melfa I. Sihaloho mengapresiasi capaian dan inovasi yang ditampilkan TP PKK Kecamatan Ronggurnihuta.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur, mulai dari kader PKK, pemerintah desa, tenaga kesehatan hingga masyarakat.
“Kami mengapresiasi semangat dan kerja keras TP PKK Kecamatan Ronggurnihuta yang mampu menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan capaian IVA Test. Ini menunjukkan bahwa gerakan PKK mampu menjadi motor penggerak perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat. Kami berharap inovasi-inovasi yang telah berjalan baik ini dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi kecamatan lainnya di Kabupaten Samosir,” ujar Ny. Melfa I. Sihaloho.
Usai pemaparan di Kantor Camat Ronggurnihuta, Tim Monitoring melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Ronggurnihuta untuk melihat secara langsung implementasi program yang telah dipaparkan. Tim meninjau ruang pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), kegiatan Posyandu, serta berbagai layanan kesehatan yang melibatkan kader PKK.
Tim Monitoring Pokja IV TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Mohammad Syukur Harahap, S.Gz selaku anggota Pokja IV TP PKK Provinsi Sumut yang didampingi Ny. Sri Wahyu Ramadhani M. Suib dan Nurhayati Solin, SKM selaku OPD pendamping, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring bertujuan menilai pelaksanaan IVA Test bagi perempuan usia subur 30 hingga 49 tahun sekaligus mendorong peningkatan capaian program di daerah.
“Kita dari PKK Provinsi Sumatera Utara, saat ini kita tengah melakukan penilaian lomba IVA Test pada ibu-ibu wanita usia subur 30 sampai 49 tahun. Salah satunya adalah meningkatkan indikator dan juga mensosialisasikan kepada masyarakat melalui Puskesmas di Ronggurnihuta, terutama di Kecamatan Ronggurnihuta,” ujarnya.
Ia menjelaskan sejumlah indikator menjadi fokus penilaian, termasuk cakupan sasaran yang telah diperiksa dan keterlibatan berbagai unsur lintas sektor.
“Di sini kita melakukan beberapa penilaian terhadap indikator kita, salah satunya adalah cakupan dari sasaran yang ada di Ronggurnihuta dengan yang sudah diperiksa. Selain itu kita melibatkan lintas sektor, OPD maupun swadaya masyarakat yang turut hadir dalam melaksanakan IVA Test di Kecamatan Ronggurnihuta,” katanya.
Setelah melakukan peninjauan langsung ke Puskesmas Ronggurnihuta, Mohammad Syukur Harahap menilai pelaksanaan program berjalan sangat baik, mulai dari proses pemeriksaan, pelaporan hingga pemanfaatan aplikasi yang terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan.
“Kita sudah berkunjung ke puskesmas, sudah sangat baik, mulai dari pelaporannya, dari pemeriksaannya. Bahkan dari aplikasi yang sudah diterapkan dengan Kemenkes, kita melihat adanya peningkatan. Jadi kita juga mendorong agar TP PKK Kabupaten Samosir lebih meningkatkan lagi bukan hanya di Ronggurnihuta sebagai pilot project, tetapi juga di kecamatan lain. Semoga Kecamatan Ronggurnihuta menjadi pelopor yang baik dan Kabupaten Samosir semakin meningkatkan indikator IVA Test serta program-program lainnya. Jaya terus untuk Samosir dan hebat untuk Ronggurnihuta,” ujarnya.
Menurut Mohammad Syukur Harahap, 10 inovasi yang dipaparkan TP PKK Ronggurnihuta menunjukkan keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan program IVA Test.
“Inovasi itu sudah sangat mendukung. Saya tadi melihat ada 10 inovasi, mulai dari pelibatan masyarakat, kader, bahkan pasangan suami untuk mensosialisasikan atau mengajak istrinya melakukan IVA Test. Ada juga keterlibatan tokoh masyarakat dan dunia usaha yang turut mendukung peningkatan IVA Test di Ronggurnihuta. Sangat positif sekali dan saya kira itu sudah cukup baik,” katanya.
Ia menambahkan bahwa berbagai bentuk dukungan tersebut menjadi bukti bahwa program IVA Test bukan hanya berkaitan dengan kesehatan perempuan, tetapi juga menyangkut kesehatan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.
“Sudah ada di situ beberapa bantuan dan inovasi lainnya. Dari puskesmas juga sudah bagus. Bagaimanapun IVA Test bukan hanya untuk ibunya saja, tetapi untuk keluarga dan masyarakat dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.
Di akhir kunjungannya, Mohammad Syukur Harahap memberikan pesan kepada seluruh kader PKK di Kabupaten Samosir agar terus menjaga semangat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks.
“Pesan untuk kader di Samosir, tetap semangat, tetap masif, tetap meningkatkan derajat kesehatan melalui IVA Test dan tetap menularkan perilaku hidup sehat kepada masyarakat,” pungkasnya. (Sam86)
