Simalungun | DelikSumut – Polsek Tanah Jawa Resor Simalungun kembali membuktikan kinerja cepat dan profesional dalam menangani pengaduan masyarakat melalui Call Center 110. Begitu laporan masuk tentang hilangnya seorang warga, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, SH langsung memimpin tim turun ke lokasi untuk memberikan respons cepat yang sangat diapresiasi keluarga dan masyarakat.
“Tim Polsek Tanah Jawa merespons dengan sangat cepat pengaduan yang masuk melalui Call Center 110. Kapolsek langsung memimpin personel turun ke TKP untuk bertemu keluarga dan mengkoordinasikan pencarian. Ini adalah wujud nyata pelayanan prima Polri,” ujar Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, SH saat dikonfirmasi Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 22.40 WIB.
Kasus bermula ketika Call Center 110 Polres Simalungun menerima pengaduan dari Sahat Damanik (64 tahun), seorang pensiunan PNS yang tinggal di Huta I Boluk, Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 15.40 WIB.
“Pelapor menghubungi Call Center 110 melaporkan bahwa adik dari menantunya bernama Barita Uli Sianipar hilang sejak Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Orang yang hilang berangkat dari Raja Maligas menuju Perdagangan mengendarai sepeda motor Supra X BK 2262 WAX, namun hingga kini tidak diketahui keberadaannya,” ungkap Kapolsek menjelaskan kronologi laporan.
Yang membuat situasi ini lebih mengkhawatirkan adalah kondisi Barita Uli Sianipar yang sedang mengalami gangguan jiwa dan masih dalam tahap perawatan medis di rumah. Keluarga sangat khawatir dengan keselamatannya.
“Dari keterangan keluarga, kami mengetahui bahwa yang hilang sedang mengalami gangguan jiwa dan masih dalam perawatan medis di rumah. Ini membuat kami harus bertindak lebih cepat karena kondisinya yang rentan,” ucap Kapolsek menjelaskan urgensi kasus.
Begitu laporan masuk, Kapolsek Tanah Jawa tidak membuang waktu. Beliau langsung membentuk tim dan turun ke TKP di Desa Bahal Batu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun untuk menemui keluarga pelapor dan mengkoordinasikan pencarian.
“Saya langsung memimpin tim yang terdiri dari Aiptu Maniur Sinaga dan Aiptu Ebenezer Panjaitan untuk mendatangi TKP. Kami tidak bisa menunda karena ini menyangkut keselamatan jiwa seseorang,” ungkap Kapolsek menegaskan kecepatan respons.
Sesampainya di lokasi, tim langsung mencatat identitas lengkap korban dan memanggil perangkat desa termasuk Kepala Desa Bahal Batu untuk berkoordinasi. Pendekatan komprehensif ini penting untuk memobilisasi seluruh elemen masyarakat dalam pencarian.
“Kami tidak bekerja sendiri. Kami langsung melibatkan Kepala Desa dan perangkat desa untuk berkoordinasi. Pencarian orang hilang butuh gotong royong dari semua pihak—kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat,” ucap Kapolsek menjelaskan strategi penanganan.
Kepala Desa Bahal Batu langsung merespons positif dan meminta keluarga serta warga untuk bersama-sama melakukan pencarian terhadap Barita Uli Sianipar pada keesokan harinya dengan koordinasi kepolisian.
“Kepala Desa sangat kooperatif. Beliau langsung mengajak keluarga dan warga untuk bersama-sama melakukan pencarian besok pagi. Ini adalah contoh sinergitas yang baik antara polisi dan masyarakat,” ungkap Kapolsek mengapresiasi kerja sama.
Kapolsek Tanah Jawa juga memberikan himbauan kepada pihak keluarga agar tetap semangat dan bekerja sama dalam pencarian. Yang paling penting, Kapolsek memberikan langsung nomor contact person pribadinya agar keluarga bisa langsung menghubungi jika ada perkembangan.
“Saya berikan nomor kontak pribadi saya kepada keluarga. Saya minta mereka segera menghubungi saya langsung jika ada perkembangan atau menemukan informasi apapun tentang keberadaan Barita Uli Sianipar. Ini untuk mempercepat koordinasi,” ucap Kapolsek menunjukkan kepedulian personal.
Respons cepat dan profesional dari Polsek Tanah Jawa ini sangat diapresiasi oleh pelapor dan Kepala Desa. Mereka memberikan testimoni dan mengucapkan terima kasih atas tanggapan cepat yang diberikan Kepolisian Sektor Tanah Jawa Polres Simalungun.
“Pelapor dan Kepala Desa memberikan testimoni yang sangat positif. Mereka mengucapkan terima kasih atas respons cepat kami. Ini membuktikan bahwa Call Center 110 Polres Simalungun yang juara 1 se-Sumut benar-benar bekerja dengan cepat dan profesional,” ungkap Kapolsek dengan bangga.
Masyarakat sangat puas dengan pelayanan Polri yang tidak hanya cepat merespons, tapi juga turun langsung ke lapangan, melibatkan semua pihak, dan memberikan perhatian personal kepada keluarga yang sedang menghadapi masalah.
“Kepuasan masyarakat adalah motivasi kami. Ketika masyarakat menghubungi 110, mereka berharap mendapat bantuan cepat. Dan kami buktikan bahwa harapan itu tidak sia-sia. Kami datang, kami dengarkan, kami bantu,” ucap Kapolsek menegaskan.
Kasus ini menunjukkan bahwa prestasi Call Center 110 Polres Simalungun sebagai juara 1 se-Sumatera Utara bukan hanya angka statistik, tapi benar-benar diimplementasikan di lapangan melalui respons cepat dan pelayanan profesional oleh jajaran Polsek, termasuk Polsek Tanah Jawa.
“Ini adalah bukti nyata bahwa penghargaan yang kami terima bukan hanya piala, tapi benar-benar mencerminkan kualitas pelayanan kami kepada masyarakat. Kami berkomitmen akan terus memberikan pelayanan terbaik,” tegas Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuarea Manurung, SH menutup dengan penuh dedikasi. (PN)
