Deliksumut.com | MEDAN, 06 OKTOBER 2026 – Suasana aksi Koalisi Perjuangan Buruh Sumut di depan Gedung DPRD Sumut, Selasa (06/10/2026) pukul 11:58 WIB mendadak memanas.
Dalam video yang diterima redaksi, ribuan buruh dengan bendera biru muda KSPSI AGN mengepung gerbang DPRD sambil meneriakkan “Hidup Buruh!” berulang kali.
Seorang koordinator lapangan dari atas mobil komando yang bertuliskan “DEWAN PEDULI NEGERI” dan “Menerima ADUAN: Kriminalisasi, Intimidasi, Kriminalisasi Upah, Pesangon” memberikan ultimatum keras.
Kutipan Lengkap Orasi Ultimatum:
> “Angkat benderanya tinggi kawan-kawan! Kibarkan benderanya! Hidup buruh! Hidup!”
> “Bang kami hari ini Bang murni Bang bersama SPTSI dan SPTN dari kawan-kawan kami Bang kami tidak butuh kalimat-kalimat penyejuk Bang!”
> “Hari ini di pusat kami 80 ribu aksi di DPR RI, ini aksi nasional kami Bang! Kami minta dengan segala hormat telepon pimpinan DPR RI Bang agar dia tahu massa dari Sumatera Utara sudah di sini dan mengawal hal ini untuk itu disahkan sesuai dengan acuan yang sudah kami ajukan!”
> “DPRD dari Mekah sana ke sini nggak? Tapi kami butuh kepastian DPR RI tahu apa yang kami perjuangkan!”
> “Kami tidak mau angin segar kami nggak mau!”
> “Abang telepon saja Bang Dasco, sampaikan sama dia hari ini buruh konsentrasi di Sumatera Utara. Apabila keinginan kami masih disusupi, kami akan masuk ke dalam!”
Massa yang sudah berkumpul sejak pagi itu terlihat emosional. Mereka menolak dialog basa-basi dan meminta kepastian.
Terlihat di lokasi, pimpinan DPRD Sumut yang memakai peci dan jajaran Polrestabes Medan mencoba menenangkan massa, namun buruh tetap bertahan di depan gerbang dan tidak mau bubar sebelum ada telepon langsung ke Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Jakarta.
Buruh menegaskan aksi di Medan ini adalah bagian dari Aksi Nasional 80 Ribu Buruh di DPR RI Senayan yang mengawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan agar tidak disusupi pasal-pasal Omnibus Law.
TUNTUTAN TEGAS:
1. Telepon Pimpinan DPR RI (Bang Dasco) saat itu juga
2. Sahkan RUU Ketenagakerjaan sesuai draf usulan buruh, bukan draf pemerintah
3. Tolak angin segar / janji manis
4. Jika masih disusupi, buruh ancam akan masuk ke dalam gedung DPRD Sumut
Sampai pukul 12:00 WIB, massa masih bertahan di depan gerbang DPRD Sumut dengan pengawalan ketat aparat.
Lokasi: Gerbang DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol Medan
Waktu: Selasa, 06 Oktober 2026 – 11:58 WIB s/d 12:00 WIB
Bukti: Video Ultimatum 143 detik Terlampir(Red/RTA)
