Simalungun | DelikSumut – Semangat keagamaan dan kebangkitan nilai-nilai Al-Qur’an mewarnai Lapangan Bola Kaki PTN IV Regional I Kebun Bangun Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, hari ini. Pemerintah Kabupaten Simalungun secara resmi menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Kabupaten Tahun 2026, Senin (18/5/2026).
Sebuah ajang bergengsi yang menjadi wadah pembibitan generasi muda yang tidak hanya cakap membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga berkarakter dan bermartabat. Kegiatan ini berlangsung meriah dan khidmat, mengusung tema “Al-Qur’an Pedoman Hidup, Mewujudkan Generasi Bermartabat untuk Simalungun Maju”.
Suara gondrang yang dipukul langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Ketua DPRD, Sugiarto dan jajaran Forkompinda, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, Ketua TP PKK Ny Hj Darmawati Anton Achmad Saragih, Ketua DWP Ny Yulince Mixnon Andreas Simamora menjadi tanda dimulainya rangkaian kegiatan besar ini.
Sebelumnya, rangkaian acara diawali dengan iring-iringan defile kontingen yang datang dari 32 kecamatan se-Kabupaten Simalungun. Penampilan memukau dari pasukan marching band Gita Nada Ceria MTs Al Hikmah Syahkuda Bayu membuka barisan, memandu langkah para kafilah dengan irama yang membangkitkan semangat, berjalan dengan tertib dan penuh percaya diri, antusiasme masyarakat pun terlihat jelas memenuhi sisi-sisi lapangan.
Ketika alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, seluruh yang hadir berdiri tegak sebagai wujud cinta tanah air, dilanjutkan dengan nyanyian Mars MTQ yang dilantunkan dengan merdu oleh para siswa MTs Negeri 2 Simalungun, semakin memperkuat suasana persatuan dan keagamaan di lokasi.
Rangkaian acara berlanjut dengan momen khidmat pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ahmad Ummu Abdi Lubis. Doa pembuka dipanjatkan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun,H. Ki Dardjat Purba, diiringi prosesi pengibaran bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), menandai resmi berlangsungnya ajang kompetisi ini.
Salah satu momen penting dalam pembukaan ini adalah pelantikan Dewan Hakim yang dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun. Prosesi ini ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan, pengucapan sumpah janji yang dipimpin oleh Ketua Dewan Hakim H. M. Nurdin Simanjuntak, serta pemakaian toga kebesaran kepada para hakim. Hal ini menjadi simbol tanggung jawab besar yang diemban para penilai untuk menjaga objektivitas dan keadilan sepanjang perlombaan berlangsung.
Ketua Panitia Pelaksana, Sri Wahyuni, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ tahun ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 18 hingga 20 Mei 2026. Sebanyak 595 peserta terpilih telah mendaftar dan siap berlaga, didampingi oleh 205 orang tenaga pendamping dan ofisial.
Berbagai cabang kompetisi yang menguji keterampilan, pemahaman, dan kreativitas peserta akan dipertandingkan, mulai dari Seni Baca Al-Qur’an, Tahfidz Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khottil Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Aktivitas perlombaan tersebar di lima lokasi strategis, yaitu Mimbar Utama, lingkungan MTs Negeri 2 Simalungun, SMP Negeri 1 Gunung Malela, Masjid Al Huda Simpang Serapuh, dan Masjid Arrahman Senior.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Simalungun, Sugiarto, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya ajang ini. Ia berharap MTQ dapat memberikan manfaat nyata bagi pembentukan karakter generasi muda serta menjadi batu loncatan bagi para juara untuk membawa nama baik daerah hingga ke tingkat provinsi.
“Kami akan terus mendukung setiap kegiatan keagamaan yang bertujuan menciptakan suasana kehidupan yang baik dan harmonis. Nilai-nilai ini harus terus dikembangkan dan disebarluaskan di seluruh penjuru Simalungun. Mari kita bersinergi dengan segala elemen masyarakat dan pemeluk agama apa pun demi membangun kabupaten ini menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujarnya dengan tegas.
Dalam arahannya, Bupati Simalungun menegaskan bahwa tujuan utama diselenggarakannya MTQ bukanlah sekadar mencari pemenang, melainkan membentuk akhlak mulia dan memperdalam ilmu pengetahuan agama bagi seluruh masyarakat.
“Setiap kali kegiatan ini dilaksanakan, kita berharap kualitas diri kita semakin baik, ilmu kita bertambah, dan penyelenggaraannya pun semakin berkualitas. Kami berharap ada putra-putri terbaik Simalungun yang mampu bersaing hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional. Saya sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari seluruh kontingen kecamatan yang telah hadir dan berpartisipasi,” ungkap Dr. Anton Achmad Saragih.
Kepada para Dewan Hakim, Bupati berpesan agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, jujur, dan profesional. Sementara kepada seluruh peserta, Bupati menyampaikan rasa bangganya dan menjanjikan apresiasi khusus bagi mereka yang berhasil meraih kemenangan.
Lebih dari sekedar ajang kompetisi keagamaan, kawasan sekitar lokasi acara juga telah disulap menjadi pusat aktivitas masyarakat yang bermanfaat. Berbagai stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) digelar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga, didampingi dengan layanan kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan, serta hadirnya perpustakaan keliling yang membuka wawasan pengunjung. Stand ini pun tak luput dari peninjauan Bupati bersama undangan lainnya.
MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi kehidupan, sekaligus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga berkarakter kuat, bermartabat, dan siap membawa Simalungun menuju kemajuan yang gemilang.
Tampak hadir dalam acara tersebut anggota DPRD, perwakilan perbankan, perwakilan BUMN dan BUMD, Tokoh agama ,tokoh masyarakat,Pimpinan Pompes,Organisasi Keagamaan, Organisasi Kepemudaan dan masyarakat.(PN)
