Daerah  

Pemerintah Kabupaten Humbahas Bersama BPS Rapat Data Statistik Sektoral dan EPSS

Doloksanggul | Deliksumut.com

Pemerintah Kabupaten Humbahas (Humbahas) bersama BPS (Badan Pusat Statistik) Humbahas melaksanakan Rapat Data Statistik Sektoral dan EPSS (Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral), Senin (26/8) di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Humbahas.

 

Rapat itu diikuti Kadis Kominfo Batara Franz Siregar, Kepala BPS Humbahas Tomry Aritonang bersama OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbahas. Rapat ini akan berlangsung selama 3 hari yaitu 26-28 Agustus 2024. Hari pertama, rapat itu dihadiri OPD yaitu Dinas Kesehatan dan P2KB, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, RSUD Doloksanggul, Inspektorat, BPKPD, Bappelitbangda, BPKSDM, Badan Kesbangpol, Dinas Kominfo, Sekretariat DPRD, Dinas PMDP2A, Dinas PMPTSP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Satpol PP. Hari kedua, Selasa (27/8) diikuti Dinas PUTR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perhubungan, BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup. Hari ketiga, Rabu (28/8) diikuti Sekretariat Daerah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga serta Dinas Kopenaker.

Kadis Kominfo Batara Franz Siregar mengucapkan terimakasih kepada BPS Humbahas sebagai Tim Pembina Statistik Sektoral atas kehadirannya dan berkenan memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Humbahas dalam merumuskan penyelenggaraan Data Statistik Sektoral. Begitu juga kepada OPD sebagai produsen data.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Humbahas bersama BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Humbahas sudah pernah mengadakan sosialisasi pelaksanaan EPSS (Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral) tahun 2024 bertempat di ruang rapat Bappedalitbangda, Senin (15/7) lalu. Jadi rapat ini sebagai tindaklanjut untuk mematangkan penyusunan Data Statistik Sektoral di Kabupaten Humbahas.

Dikatakan, Statistik Sektoral merupakan statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan instansi tertentu dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan. Data ini bisa dipergunakan dalam pengambilan suatu kebutuhan dalam program pembangunan. Data statistik yang dihasilkan harus akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar Intansi Pusat dan Instansi Daerah. Maka data sangatlah penting untuk mengambil suatu kebijakan dalam pembangunan. Jadi dalam rapat ini, diharapkan harus ada hasil dengan tujuan agar percepatan Satu Data Indonesia (SDI) bisa segera diimplementasikan di Kabupaten Humbahas. Sehingga kedepan, tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis data.

Tomry Aritonang mengatakan BPS Humbahas siap melakukan pendampingan, melayani, membantu dan memberikan jalan keluar terkait penyusunan Statistik Sektoral di Kabupaten Humbahas. Terkadang, data di BPS dengan data di salah satu instansi bisa berbeda. “Kita sekarang dituntut, untuk menyediakan data berdasarkan keadaan sebenarnya, data itu jangan dikarang-karang, jangan sembarangan tapi harus akurat. Harus ada pencocokan data, sehingga data yang kita sajikan itu punya makna” jelas Tomry Aritonang.

Dikatakan lagi, strategi pembinaan Statistik Sektoral sangat diperlukan kolaborasi bersama antara produsen data, wali data dan pembina data termasuk dukungan masyarakat guna menghasilkan data yang berkualitas. Karena data itu ada dimana-mana. Kolaborasi sangat dibutuhkan untuk lebih banyak berdiskusi terkait penyelenggaraan Statistik Sektoral. Karena kedepannya, semua aspek membutuhkan data. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *