SAMOSIR | deliksumut.com – Masa sekolah menengah atas (SMA) merupakan periode penting dalam membentuk karakter, menemukan jati diri, sekaligus menjadi penentu masa depan generasi muda. Pesan edukatif tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Simanindo, Tigor Jauhari Rumahorbo, saat menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan MPLS secara resmi ditutup melalui upacara yang berlangsung di halaman SMA Negeri 1 Simanindo, Kabupaten Samosir, Jumat (17/7/2026). Upacara berlangsung tertib dan diikuti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, para guru, panitia, anggota OSIS, Pramuka serta 252 peserta didik baru.
Dalam amanatnya, Tigor menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta didik baru yang kini memasuki fase kehidupan baru, yakni masa remaja menuju kedewasaan yang penuh tantangan dan rentan terhadap berbagai pengaruh negatif.
“Sebelumnya kalian adalah anak SMP, sekarang sudah menjadi anak SMA. Status kalian berbeda, ini adalah masa remaja menuju dewasa. Karena itu, kalian harus memiliki prinsip, cita-cita dan perilaku yang baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan seseorang di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter, kedisiplinan, kemampuan mengendalikan diri serta sikap positif dalam menjalani kehidupan.
Karena itu, seluruh materi yang diperoleh selama MPLS diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik dalam menjalani proses pendidikan selama tiga tahun ke depan.
MPLS SMA Negeri 1 Simanindo tahun ini mengusung tema “Generasi Hebat, Berkarakter dan Berprestasi” dan dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Berbagai materi diberikan kepada peserta didik, di antaranya Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, etika dan kesantunan bermedia sosial, budaya senyum, salam, sapa, sopan dan santun, wawasan Wiyata Mandala, motivasi belajar, cara belajar efektif, edukasi bahaya narkoba, hingga pemutaran film inspiratif tentang perjuangan orang tua.
Selain pembentukan karakter, pihak sekolah juga berkomitmen mengembangkan potensi dan prestasi peserta didik. Tigor mengungkapkan bahwa sekolah akan menyiapkan dua kelas khusus bagi siswa kelas X yang nantinya akan melalui sejumlah tahapan seleksi, meliputi tes postur tubuh, kesehatan, kesamaptaan dan akademik.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas peserta didik sekaligus mempersiapkan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Tigor juga mengapresiasi berbagai bakat yang ditunjukkan peserta didik baru selama pelaksanaan MPLS, mulai dari kemampuan bernyanyi, bermain alat musik hingga potensi di bidang olahraga. Kepada para guru, ia berpesan agar lebih peka dalam melihat dan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap peserta didik.
“Saya melihat potensi anak-anak kita sangat luar biasa. Tugas kita sebagai pendidik adalah menemukan, membimbing dan mengembangkan potensi tersebut agar menjadi prestasi,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh siswa untuk mulai meninggalkan berbagai kebiasaan buruk dan membangun budaya disiplin serta perilaku positif di lingkungan sekolah.
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah akan menerapkan aturan secara tegas demi menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan kondusif.
“Kita harus membenahi diri, berpikir positif dan bersama-sama membangun sekolah ini menjadi lebih baik. Masa SMA adalah waktu untuk membentuk karakter dan menentukan masa depan,” tegasnya.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan MPLS SMA Negeri 1 Simanindo Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan dengan baik dan lancar sesuai program yang telah disusun.
Usai upacara penutupan, Tigor Jauhari Rumahorbo menghampiri barisan guru dan menyalami satu per satu para tenaga pendidik. Jabat tangan tersebut menjadi simbol penghargaan dan rasa terima kasih atas dedikasi para guru dalam menyukseskan MPLS, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh stakeholder sekolah dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin dan berprestasi.
(Samsir Sitanggang)
