SAMOSIR, deliksumut.com – Polemik pesan “titipan” kepada wartawan dalam rangkaian Festival Tao Toba Jou Jou 2026 di Kabupaten Samosir belum menemui titik terang. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi mengenai asal-usul pemberian, tujuan permintaan nomor rekening, maupun pihak yang menginisiasi pemberian tersebut.
Pesan tersebut diterima wartawan deliksumut.com pada Sabtu (8/8/2026), saat menjalankan tugas jurnalistik di kawasan Waterfront City Pangururan.
Dalam pesan WhatsApp, seorang pengirim yang mengaku sebagai staf salah satu dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan, “Ijin mau sampaikan titipan Bu kadis. Bagi Rek ya pak.”
Pesan itu menjadi perhatian karena diterima ketika wartawan sedang melakukan peliputan sekaligus mengonfirmasi persoalan akses dokumentasi di area panggung Festival Tao Toba Jou Jou 2026.
Berdasarkan informasi yang diperoleh deliksumut.com, sebutan “Bu Kadis” dalam pesan tersebut merujuk kepada Tetti Naibaho, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir.
Namun, hingga kini belum ada konfirmasi yang memastikan apakah pesan tersebut benar berasal dari Tetti Naibaho, atas sepengetahuannya, atau merupakan inisiatif pihak lain yang menggunakan namanya.
Permintaan nomor rekening tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai tujuan dan konteks pemberian, terlebih pesan disampaikan saat wartawan sedang mempertanyakan akses dokumentasi di area panggung festival.
Sebelumnya, wartawan mengalami pembatasan untuk mengambil dokumentasi di atas panggung, sementara terdapat pihak atau media lain yang dapat melakukan dokumentasi di area tersebut.
Persoalan itu kemudian dikonfirmasi kepada sejumlah pihak, termasuk Humas Bank Indonesia KPw Sibolga dan Event Organizer (EO).
Dalam rangkaian komunikasi tersebut, muncul pesan dari seorang staf yang menyebut adanya “titipan Bu Kadis” sekaligus meminta nomor rekening wartawan.
Apakah pesan “titipan” tersebut berkaitan dengan persoalan akses dokumentasi atau hanya terjadi dalam waktu yang berdekatan, hingga kini masih membutuhkan penjelasan dari pihak terkait.
Pada Sabtu (8/8/2026), Tetti Naibaho juga mempertanyakan pemberitaan salah satu media terkait persoalan pembatasan wartawan dalam mengambil dokumentasi di lokasi festival.
Wartawan deliksumut.com kemudian menjelaskan bahwa pemberitaan tersebut bukan berita yang diterbitkan deliksumut.com.
Deliksumut.com saat itu juga belum menerbitkan berita mengenai persoalan tersebut karena masih melakukan konfirmasi kepada Humas Bank Indonesia KPw Sibolga hingga kegiatan yang menghadirkan grup band Cokelat selesai, guna memperoleh informasi yang berimbang.
Terkait pembatasan dokumentasi di area panggung, Tetti Naibaho melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan SOP dari EO.
“Memang tidak boleh. Diikuti saja SOP EO, ya. Bukan kita yg atur mereka,” tulisnya.
Ia juga menyebut stafnya yang bertugas melakukan dokumentasi turut mendapat larangan naik ke panggung.
“Tidak ada yg naik, stafku aja dilarang naik,” ujarnya.
Wartawan kemudian menyampaikan bahwa apabila larangan tersebut merupakan SOP panitia, seharusnya terdapat sosialisasi kepada wartawan sebelum kegiatan berlangsung.
Menanggapi hal tersebut, Tetti Naibaho membalas, “Banyak kali komentarmu. Capek saya menjelaskan.”
Ketika wartawan kemudian mempertanyakan tujuan “titipan” yang disampaikan melalui stafnya, pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada Tetti Naibaho menunjukkan satu tanda ceklis.
Wartawan kemudian menduga nomor tersebut telah memblokir nomor yang digunakan untuk melakukan konfirmasi. Namun, kondisi tersebut belum dapat memastikan alasan pesan hanya menunjukkan satu tanda ceklis.
Konfirmasi juga telah diarahkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir untuk mengetahui apakah terdapat aturan atau mekanisme resmi pemerintah daerah terkait pemberian uang maupun bentuk pemberian lainnya kepada wartawan dalam kegiatan pemerintah.
Selain itu, deliksumut.com meminta penjelasan mengenai pihak yang menginisiasi pemberian serta tujuan pemberian yang disebut sebagai “titipan”.
Deliksumut.com tidak menyimpulkan bahwa Tetti Naibaho telah memberikan atau memerintahkan pemberian kepada wartawan.
Nama Tetti Naibaho disebut secara langsung dalam pesan yang diterima wartawan. Karena itu, klarifikasi dari yang bersangkutan penting untuk menjelaskan apakah terdapat arahan pemberian, siapa yang menginisiasi, serta dalam konteks apa pemberian tersebut dilakukan.
Deliksumut.com tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak-pihak terkait yang telah dikonfirmasi.
(Samsir Sitanggang)
