deliksumut.com | Samosir,- Semangat dan dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh ratusan siswa SMP Negeri 1 Pangururan dalam pagelaran seni bertema “Spensap Smart Bermazmur Faith In Action, Seni Ekspresi Dalam Dunia Pelajar” yang digelar di kawasan Waterfront City Pangururan, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi lanjutan dari kesuksesan berbagai penampilan seni sebelumnya, termasuk pertunjukan seruling massal tahun 2025 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-22.
Meski sempat diguyur gerimis, sebanyak 840 siswa-siswi tetap tampil penuh semangat mempersembahkan pertunjukan terbaik mereka. Acara tersebut turut dihadiri para orang tua siswa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir Jonson Gultom, anggota DPRD Renaldi Naibaho dari Partai Gerindra, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah lainnya.
Antusiasme penonton terlihat jelas. Para tamu undangan dan orang tua siswa tampak terpukau menyaksikan ragam pertunjukan seni yang ditampilkan.
Kepala SMP Negeri 1 Pangururan, Enny Juliana Pelita Naibaho, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam.
“Ini adalah bagian dari kegiatan kokurikuler dengan tujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa melalui aksi nyata. Anak-anak kami dibina untuk mengekspresikan iman melalui musik, lagu pujian, dan berbagai talenta yang mereka miliki,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari para orang tua siswa yang telah berpartisipasi secara sukarela sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Pendanaan kegiatan ini berasal dari swadaya orang tua serta dana yang telah dikumpulkan sepanjang tahun 2025.
Rangkaian acara diawali dengan ibadah, kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni dari para siswa yang menampilkan bakat dan kreativitas mereka.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan harapan kepada pemerintah agar memberikan perhatian lebih terhadap kondisi fasilitas sekolah yang dinilai masih membutuhkan perbaikan.
“SMP Negeri 1 Pangururan merupakan sekolah yang memiliki sejarah panjang dan berada di lokasi strategis, dekat kawasan pariwisata. Kami berharap sekolah ini dapat menjadi ikon pendidikan di Kabupaten Samosir dan bisa berkolaborasi dengan sektor pariwisata,” tambah Enny.
Ia juga menegaskan komitmen sekolah untuk terus berkarya dan menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda tahunan.
Sementara itu, Ketua Panitia, Robento Frans Simbolon, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari upaya menggali dan mengembangkan talenta siswa.
“Kami ingin anak-anak mengekspresikan iman melalui seni. Talenta yang mereka miliki diarahkan untuk kemuliaan Tuhan sekaligus membentuk pelajar yang berintegritas,” ungkapnya.
Berjalan dengan sukses, Pagelaran ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter siswa melalui perpaduan seni dan nilai-nilai spiritual.(Sam86)
