deliksumut.com | Samosir ,– Kebakaran hebat melanda tiga unit rumah adat Batak diperbukitan Samosir yakni di Huta Lumban Rango, Dusun III, Desa Dos Roha, Kecamatan Simanindo Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 13:53 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan rumah milik Kardimen Manik, Lince br Sinaga, dan Peran Simanihuruk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga di lokasi, sumber api diduga berasal dari rumah milik Kardimen Manik. Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di tempat karena sedang bekerja di ladang, sementara anak-anaknya masih berada di sekolah.
Salah seorang warga bermarga Manihuruk mengungkapkan bahwa sekitar setengah jam sebelum kebakaran, dirinya masih berada di rumah milik Lince br Sinaga untuk beristirahat. Namun, tak lama setelah kembali ke ladang, ia mendapat kabar adanya kebakaran di perkampungan tersebut.
“Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan menjalar ke rumah lainnya. Warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang milik korban, Api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar setengah jam setelah kejadian.” Ujarnya.
Sementara itu, rumah milik Peran Simanihuruk diketahui dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di Medan.
Warga setempat menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para korban. Mereka berharap adanya bantuan dari berbagai pihak, terutama kebutuhan mendesak seperti bahan pangan dan pakaian layak.
Khusus bagi keluarga Kardimen Manik, bantuan yang sangat dibutuhkan meliputi seragam sekolah, perlengkapan belajar, serta kebutuhan pendidikan lainnya. Diketahui, tiga anaknya saat ini masih bersekolah di tingkat SD, SMP, dan SMA, sementara anak sulungnya sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Medan.
Selain itu, warga juga berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Samosir untuk membantu pembangunan kembali rumah korban dan membantu pengurusan dokumen penting seperti surat tanah dan administrasi lainnya yang turut hangus dalam kebakaran.
Kepala Desa Dos Roha, Agustinus Sijabat, menyampaikan bahwa belum diketahui apa penyebab kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar,” ujarnya.
Pemerintah desa telah melaporkan kejadian tersebut kepada Camat Simanindo dan mengajukan permohonan bantuan tanggap darurat bagi para korban.
Para korban sementara waktu diungsikan dirumah keluarga yang berada didepan lokasi kejadian.(Sam86)
