Usai Viral, Ambulans Terbengkalai Dipindahkan; Lokasi Kini Tinggal Semak Belukar Liar, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga: Ambulans Sudah Diusulkan Lelang

deliksumut.com | Samosir — Setelah sempat viral di pemberitaan dan menuai sorotan masyarakat, ambulans yang sebelumnya terlihat terbengkalai di tengah semak belukar di lingkungan RSUD Hadrianus Sinaga, kini sudah tidak lagi berada di lokasi.

Pantauan awak media pada Selasa (7/4/2026), ambulans tersebut telah dipindahkan ke lokasi lain. Di area parkir yang sebelumnya ditempati ambulans, kini hanya tersisa semak belukar yang tumbuh tinggi, bahkan hampir setinggi bangunan di sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga akhirnya memberikan klarifikasi pada Rabu (8/4/2026). Ia menjelaskan bahwa ambulans tersebut merupakan kendaraan pengadaan tahun 2014 yang bersumber dari APBD.

“Yang terletak dibelakang rumah dinas, itu adalah pengadaan tahun 2014, sumber dananya APBD.
Jadi saya masuk ke sini tahun 2022 itu kondisinya sudah terbengkalai disitu, setelah saya cari informasi, ternyata itu terbengkalai 2019, eh kecelakaan tahun 2021.” Jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tingkat kerusakan kendaraan tersebut cukup parah sehingga tidak sebanding dengan biaya perbaikan.

“Setelah kita lihat kerusakan ternyata kerusakannya luar biasa tidak seimbang dengan perbaikan, kita cobalah ditahun 2022 masuk daftar pelelangan, ternyata, ada kendala, kendalanya apa, nomor rangka mesin beda dengan BPKB tertukar dengan ambulans yang lain.”Ujarnya

Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah mengambil langkah dengan mengusulkan kendaraan tersebut untuk dilelang melalui pengelolaan aset Kabupaten Samosir.

“sudah masuk usulan untuk dilelangkan, untuk pelelangan itu ada di aset kabupaten Samosir bukan ranah kita lagi, yang pasti itu sudah kita usulkan untuk dilelang,” tambahnya

Saat disinggung mengenai kepemimpinan sebelumnya, diketahui ambulans tersebut sudah ada sejak masa direktur terdahulu, yakni dr. Friska.

Direktur juga menegaskan bahwa untuk kendaraan dinas yang masih aktif, pihak rumah sakit tetap mengalokasikan anggaran pemeliharaan setiap tahun.

“Untuk pemeliharaan kendaraan dinas, anggaran selalu tersedia, berkisar antara Rp100 juta hingga Rp150 juta,” ungkapnya.

Terkait jumlah ambulans yang saat ini dimiliki RSUD Hadrianus Sinaga, ia menyebutkan terdapat lima unit, termasuk satu unit tambahan yang merupakan hibah dari Bank Sumut.

Menanggapi kondisi lingkungan rumah sakit yang dipenuhi semak belukar, pihaknya mengakui hal tersebut dan berkomitmen untuk melakukan pembenahan.

“Selama ini kami rutin gotong royong setiap Selasa dan Jumat. Namun jika masih ada yang terabaikan, itu akan menjadi perhatian kami ke depan,” pungkasnya.(Sam86)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *