SOSORGADONG, TAPANULI TENGAH – Puluhan warga Desa Barangbang, Kecamatan Sosorgadong, menggelar aksi unjuk rasa di kantor desa setempat pada Rabu (30/9). Aksi tersebut dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap proses pendataan penerima Jaminan Lifeline/Jaminan Hidup (Jadup) yang dinilai tidak tepat sasaran dan memicu kecemburuan sosial.
Dalam aksinya, warga menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja aparat Desa Barangbang. Mereka menilai pendataan penerima bantuan Jadup dilakukan secara tebang pilih, di mana sejumlah keluarga miskin yang seharusnya berhak justru tidak terdaftar, sementara warga yang tergolong mampu malah masuk dalam daftar penerima.
salah seorang perwakilan warga Desa Barangbang mengungkapkan bahwa ketidaktepatan data ini berulang kali terjadi tanpa ada perbaikan nyata dari pihak aparat desa.
“Aparat desa kami anggap kurang kompeten dalam memverifikasi data di lapangan. Banyak warga yang benar-benar membutuhkan justru luput dari pendataan, sementara yang hidupnya relatif mampu malah terdata. Kami merasa keadilan sosial tidak ditegakkan di desa kami,” ujar perwakilan warga di sela-sela aksi.
Melihat kebuntuan komunikasi dengan pihak pemerintah desa, massa aksi secara terbuka meminta intervention langsung dari Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Warga berharap Bupati dapat turun tangan secara langsung untuk mengawal, mengevaluasi, serta meninjau ulang seluruh data penerima Jadup di Desa Barangbang agar benar-benar menyasar masyarakat yang berhak.
Warga menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk melakukan pendataan ulang secara transparan dan akuntabel.
