Daerah  

Miris! Gedung SPPG Palipi Samosir Mangkrak, Halaman Ditumbuhi Semak, Siswa Tak Dapat MBG

Samosir, deliksumut.com – Program prioritas Presiden Prabowo, Makan Bergizi Gratis (MBG) terancam gagal di Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir.

Pantauan wartawan deliksumut.com di lapangan, Kamis (8/10/2026), sebuah bangunan bertuliskan BADAN GIZI NASIONAL – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, kondisinya memprihatinkan dan tidak beroperasi.

Pantauan, dari luar terlihat jelas gedung tersebut terkunci rapat, halaman paving block ditumbuhi rumput liar setinggi lutut, bahkan bak kontrol di depannya terbuka dan terbengkalai. Tidak ada aktivitas memasak, tidak ada pegawai, tidak ada penyaluran makanan.

Padahal informasi dari masyarakat setempat, gedung tersebut telah selesai dibangun setengah tahun lalu.

“Sudah lama selesainya Pak, sudah 6 bulan lebih. Kabarnya tidak sesuai spesifikasi jadi tidak bisa dipakai,” ujar seorang warga Palipi kepada deliksumut.com.

Ironisnya, siswa sekolah yang berada tidak jauh dari bangunan tersebut mengaku hingga hari ini tidak pernah sekalipun menerima manfaat MBG.

“Informasi dari siswa yang sekolah tidak jauh dari bangunan itu, sampai saat ini sekolahnya tidak mendapatkan MBG,” ungkap sumber di lapangan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar. Untuk apa negara menggelontorkan anggaran untuk membangun dapur SPPG jika akhirnya mangkrak dan tidak bermanfaat bagi siswa yang seharusnya menjadi penerima utama program?

Publik menduga ada kejanggalan dalam pembangunan gedung tersebut, mulai dari dugaan ketidaksesuaian spesifikasi sehingga tidak lolos verifikasi Badan Gizi Nasional (BGN), hingga pembiaran aset negara mangkrak yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Publik pun mempertanyakan, ke mana transparansi anggaran pembangunan SPPG tersebut? Mengapa bangunan yang seharusnya menyalurkan Makan Bergizi Gratis bagi siswa dan masyarakat, justru dibiarkan mangkrak menjadi bangunan kosong yang tidak bermanfaat.

(Samsir Sitanggang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *