Daerah  

BMKG Sampaikan Kondisi Cuaca, Pemkab Samosir Ingatkan Warga Berhati-hati

SAMOSIR | deliksumut.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyikapi kondisi cuaca dan jarak pandang di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Senin (7/9/2026).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Sisingamangaraja XII Silangit terkait kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Toba, Samosir, Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara.

BMKG melaporkan, pada pagi hari kondisi cuaca umumnya berawan dengan jarak pandang berkisar 800 hingga 3.000 meter. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga siang dan berangsur membaik pada sore hari.

BMKG menjelaskan, kondisi jarak pandang tersebut bukan disebabkan sebaran asap aktivitas Gunung Sinabung, melainkan tutupan awan berupa partikel air halus yang tertahan kondisi topografi pegunungan Bukit Barisan.

Selain itu, BMKG memprediksi Sumatera Utara dalam sepekan ke depan berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, termasuk di Kabupaten Samosir.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Samosir mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna transportasi darat dan perairan, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas.

Pengendara roda dua maupun roda empat diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca dan jarak pandang. Sementara pengguna angkutan perairan di kawasan Danau Toba diimbau memperhatikan kondisi cuaca sebelum dan selama perjalanan serta mengikuti informasi peringatan cuaca dari BMKG.

Bagi masyarakat yang menggunakan transportasi udara, kondisi cuaca dan jarak pandang juga berpotensi memengaruhi jadwal penerbangan. Masyarakat diminta memantau informasi penerbangan dari maskapai maupun pengelola bandara.

Pemkab Samosir juga mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi BMKG diimbau menjadi rujukan dalam menyikapi perkembangan kondisi cuaca.

Pemkab berharap kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat dapat membantu menjaga keamanan aktivitas di tengah potensi perubahan cuaca tersebut.(Samsir Sitanggang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *