Empat Bulan Dinanti, Pemkab Samosir Percepat Penyaluran Bantuan Stimulan Korban Kebakaran Dosroha

SAMOSIR | deliksumut.com — Kabar baik datang dari tiga keluarga korban kebakaran di Huta Lumban Rango, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo. Setelah hampir empat bulan menanti kepastian bantuan bahan bangunan yang sebelumnya dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, para korban akhirnya menerima undangan resmi untuk mengikuti rapat percepatan penyaluran bantuan stimulan pascabencana.

Salah seorang korban menyampaikan undangan tersebut kepada deliksumut.com, Rabu (26/8/2026). Undangan yang diterbitkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir itu ditujukan kepada para penerima manfaat, termasuk tiga keluarga yang rumahnya terdampak kebakaran pada April 2026.

Dalam surat bernomor 000.1.5/215/BPBD tertanggal 26 Agustus 2026, BPBD Kabupaten Samosir menyampaikan bahwa pemerintah sedang melakukan percepatan pelaksanaan penyaluran bantuan berupa material fisik melalui program bantuan stimulan pascabencana yang bersumber dari APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2026.

Para korban diundang menghadiri rapat pada Kamis (27/8/2026) pukul 14.00 WIB di Kantor BPBD Kabupaten Samosir.

Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan membahas teknis pelaksanaan di lapangan agar proses penyaluran bantuan berjalan lancar, sekaligus memastikan bantuan fisik yang diterima tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan para korban.

Undangan resmi dari BPBD tersebut menjadi perkembangan penting setelah sebelumnya para korban menyampaikan kepada deliksumut.com bahwa bantuan stimulan bahan bangunan senilai Rp8 juta untuk masing-masing rumah tangga belum jelas realisasinya, meski kebakaran telah terjadi sekitar empat bulan lalu.

Salah seorang korban, Roslinda Sijabat, sebelumnya mengaku tidak ingin terus diberikan harapan tanpa kepastian. Ia berharap bantuan yang telah disampaikan pemerintah benar-benar direalisasikan.

Kini, dengan adanya undangan rapat percepatan penyaluran, terlihat adanya langkah konkret Pemkab Samosir melalui BPBD untuk menindaklanjuti kebutuhan para korban.

Langkah tersebut patut diapresiasi. Sebab, selama menunggu kepastian bantuan, para korban telah berupaya membangun kembali rumah mereka dengan mengandalkan bantuan berbagai pihak dan dukungan masyarakat.

Bahkan, pembangunan salah satu rumah korban sebelumnya telah mencapai sekitar 70 persen.

deliksumut.com mengapresiasi langkah Pemkab Samosir melalui BPBD yang mulai mempercepat proses penyaluran bantuan stimulan tersebut.

Namun, rapat percepatan hendaknya tidak berhenti sebatas pembahasan. Para korban tentu membutuhkan kepastian konkret mengenai jenis material, nilai bantuan, mekanisme penyaluran, serta waktu realisasi di lapangan.

Dengan demikian, bantuan yang selama ini dinanti tidak lagi sebatas janji, tetapi benar-benar sampai kepada tiga keluarga korban kebakaran dan dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan pembangunan rumah mereka.

Selain tiga keluarga korban kebakaran di Desa Dosroha, Pemkab Samosir juga diharapkan tetap memperhatikan warga lain yang mengalami musibah dan sebelumnya telah mendapat informasi mengenai rencana bantuan pemerintah.

Informasi yang diterima deliksumut.com, salah satu rumah warga di Desa Pardugul mengalami kerusakan berat setelah tertimpa pohon kemiri yang tumbang. Keluarga tersebut juga disebut telah mendapat informasi mengenai bantuan, namun hingga kini bantuan tersebut belum diterima.

Kondisi tersebut menjadi perhatian agar penanganan terhadap korban bencana dapat dilakukan secara menyeluruh, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.

Dengan adanya rapat percepatan yang dijadwalkan BPBD Kabupaten Samosir, para korban kini berharap proses administrasi dan teknis dapat segera diselesaikan sehingga bantuan yang telah dinantikan selama hampir empat bulan benar-benar dapat direalisasikan.

Bagi para korban, kepastian waktu dan bentuk bantuan tentu menjadi hal yang paling dinantikan setelah sebelumnya harus bertahan dan membangun kembali rumah mereka dengan dukungan berbagai pihak.

Kini, langkah selanjutnya tinggal menunggu hasil rapat dan tindak lanjut Pemkab Samosir di lapangan.

Semoga percepatan ini menjadi awal dari terealisasinya bantuan yang selama ini dinantikan para korban.

(Samsir Sitanggang)

Exit mobile version