deliksumut.com | Samosir,- Memasuki H+2 libur Hari Raya Idul Fitri 2026, objek wisata Menara Pandang Tele, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, masih dipadati ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Pantauan awak media, Selasa (24/03/2026), arus wisatawan terus berdatangan sejak pagi hingga sore hari. Pengunjung tampak memadati area menara untuk menikmati panorama Danau Toba dari ketinggian. Sementara itu, jalur menuju Tele dari arah Pangururan terlihat padat merayap akibat tingginya volume kendaraan.
Koordinator Menara Pandang Tele, Noso Angkat, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung sudah terjadi sejak libur Hari Raya Nyepi dan terus meningkat hingga Lebaran.
“Kami informasikan, mulai dari Nyepi hingga Lebaran hari ke-3, kenaikan pengunjung sangat pesat. Hari pertama Lebaran sekitar 4.000 orang, hari kedua 5.000 orang, dan hari ini juga mencapai sekitar 5.000 pengunjung,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga pukul 17.00 WIB, jumlah pengunjung bahkan telah menyentuh angka 5.500 orang dalam satu hari.
“Kami memperkirakan total pengunjung sejak libur Nyepi hingga Lebaran mencapai sekitar 18.000 orang,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak pengelola telah menempatkan petugas di beberapa titik strategis, mulai dari pintu masuk, jalur evakuasi, area menara, hingga jembatan penghubung.
Tak hanya panorama alam, lonjakan wisatawan juga berdampak langsung pada pelaku UMKM di kawasan tersebut. Area foodcourt dan pusat suvenir terlihat dipenuhi pengunjung.
Salah satu pelaku UMKM, Tiar Hetty Situmorang, pemilik Kantin Ibu, mengaku mengalami peningkatan omzet signifikan selama libur Lebaran.
“Kalau hari besar seperti ini memang sangat berdampak. Dibanding hari biasa, peningkatannya sangat tajam. Euforia masyarakat untuk berwisata memang sedang tinggi,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah pekerja ditambah untuk mengimbangi lonjakan pembeli.
“Hari biasa kami 4 orang, tapi saat ramai seperti ini jadi 8 orang. Artinya, kami juga membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Meski enggan merinci omzet, Tiar menyebut pendapatan meningkat drastis selama periode liburan ini.
Parkiran Overload, Kendaraan Meluber
Lonjakan pengunjung turut berdampak pada kapasitas parkir yang tidak lagi mampu menampung kendaraan.
Petugas parkir dari Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir, Bascoro Simbolon, menyebut kondisi parkir sudah over kapasitas sejak awal libur.
“Pengunjung membludak, parkiran kurang luas. Sejak tanggal 20 sudah tidak muat. Untuk sepeda motor bisa sampai sekitar 600 unit per hari, sementara mobil sekitar 50 unit,” jelasnya.
Salah satu rombongan wisatawan asal Tanjung Balai mengaku terkesan dengan keindahan Menara Pandang Tele.
“Kalau ke Samosir, khususnya ke Menara Pandang Tele, tidak akan menyesal,” ujar mereka.
Namun, pengunjung bernama Nuriati turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata.
“LISA — Lihat Sampah Ambil,” pesannya singkat.(Sam86)
