deliksumut.com | Samosir, — Menyikapi peristiwa meninggalnya seorang remaja di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Samosir, dr. Friska Situmorang, langsung melakukan kunjungan ke rumah keluarga korban.Selasa (31/03/2026)
Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran dinas, di antaranya Kepala Bidang P3A serta perangkat desa setempat, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keluarga yang ditinggalkan sekaligus untuk memastikan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Saat dihubungi melalui telepon selulernya dr. Friska Situmorang menyampaikan bahwa pihaknya telah memperoleh keterangan langsung dari orang tua korban terkait berbagai isu yang beredar.
“Dari hasil kunjungan ke rumah korban di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo bersama Kadis P3AP2KB, Kabid P3A dan perangkat desa, dapat kami sampaikan bahwa motif yang beredar di masyarakat terkait faktor ekonomi itu tidak benar,” tegasnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan penuturan orang tua korban, kebutuhan harian korban selama ini tetap terpenuhi, bahkan setiap hari korban diberikan uang jajan.
“Orang tua korban menyampaikan bahwa setiap hari korban diberikan ongkos sebesar Rp15.000,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Friska juga meluruskan informasi terkait bantuan sosial yang disebut-sebut tidak pernah diterima oleh keluarga korban. Menurutnya, data yang ada di tingkat desa menunjukkan sebaliknya.
“Terkait berita yang beredar bahwa keluarga korban tidak pernah menerima bantuan, itu tidak benar. Berdasarkan data di desa, keluarga tersebut merupakan penerima bantuan sosial,” jelasnya.
Adapun bantuan yang telah diterima keluarga korban, antara lain:
Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun 2021 hingga 2023
Program bedah rumah pada tahun 2021
Bantuan tahun 2025 berupa BLTS Kesra, beras 10 kilogram, dan minyak makan 4 kilogram
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas P3AP2KB juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut serta mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian, sembari tetap menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.(Sam86)
