Hukum  

Kapolres Simalungun Cek Pelabuhan Wisata Marihat Permai, Tekankan Kelayakan Keselamatan dan Larangan Overkapasitas

Simalungun | DelikSumut – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M., melakukan pengecekan langsung ke Pelabuhan Operasional Marihat Permai di Pasir Putih, Parapat, dan menekankan pentingnya kelayakan keselamatan kapal wisata, Jumat (19/3/2026). Meskipun pelabuhan ini khusus mengangkut wisatawan untuk berkeliling di perairan Danau Toba, Kapolres menegaskan bahwa standar keselamatan tetap harus dipatuhi secara ketat.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Sabtu sore sekitar pukul 15.50 WIB menjelaskan, Kapolres melakukan pengecekan sejak pukul 11.00 WIB hingga selesai untuk memastikan keamanan wisatawan yang menikmati wisata keliling Danau Toba.

“Kapolres menyampaikan himbauan kepada pegawai Pelabuhan Ops Marihat Permai bahwa walaupun ini khusus mengangkut wisatawan untuk berkeliling di perairan Danau Toba, kelayakan keselamatannya harus tetap diperiksa,” ujar AKP Verry Purba.

Kapolres menekankan bahwa pemeriksaan kelayakan keselamatan harus mencakup kondisi kapal dan memastikan tidak boleh sampai melebihi kapasitas penumpang yang telah ditentukan.

“Kelayakan harus diperiksa mulai dari kondisi kapal dan tidak boleh sampai over kapasitas. Ini sangat penting untuk keselamatan wisatawan,” ungkap Kasi Humas.

Dalam kunjungannya, Kapolres menanyakan langsung kepada pegawai pelabuhan tentang biaya per orang untuk menaiki kapal dan mengunjungi situs-situs wisata yang ada di wilayah Parapat.

“Kapolres menanyakan biaya per orang untuk menaiki dan mengunjungi situs-situs wisata yang ada di wilayah Parapat. Beliau ingin memastikan transparansi tarif kepada wisatawan,” ujar AKP Verry.

Petugas pelabuhan menjelaskan bahwa per orang dikenakan biaya Rp 35.000 untuk perjalanan pulang pergi mengunjungi berbagai situs wisata di perairan Danau Toba.

“Petugas menjelaskan bahwa per orang dikenakan biaya Rp 35.000 untuk perjalanan pulang dan pergi. Tarif ini sudah mencakup kunjungan ke beberapa situs wisata,” ungkap Kasi Humas.

Kapolres memberikan penekanan khusus kepada pegawai pelabuhan agar selalu memperhatikan kelayakan dari alat-alat keselamatan utama di atas kapal, terutama life jacket dan life buoy.

“Kapolres mengatakan agar selalu memperhatikan kelayakan dari life jacket atau jaket pelampung dan life buoy atau pelampung lingkaran yang merupakan dua alat keselamatan utama di atas kapal,” ujar AKP Verry.

Kapolres menjelaskan bahwa life jacket dan life buoy adalah dua alat keselamatan utama di atas kapal yang berfungsi untuk mencegah tenggelam dalam keadaan darurat.

“Life jacket dan life buoy berfungsi untuk mencegah tenggelam dalam keadaan darurat. Kelayakan dan ketersediaannya harus selalu dipastikan dalam kondisi baik,” ungkap Kasi Humas.

Kapolres mengimbau pegawai pelabuhan untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan keamanan wisatawan yang berkeliling di perairan Danau Toba.

“Kapolres mengimbau untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan keamanan wisatawan yang berkeliling di perairan Danau Toba,” ujar AKP Verry.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air dan tidak pernah mengangkut wisatawan sampai overload atau melebihi kapasitas yang dapat membahayakan.

“Kapolres mengingatkan untuk selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air serta tidak pernah mengangkut sampai overload atau hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan wisatawan,” ungkap Kasi Humas.

Overload pada kapal wisata sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kapal tidak stabil, terutama saat ada pergerakan penumpang atau kondisi air yang bergelombang.

“Overload sangat berbahaya, apalagi di perairan danau yang kondisinya bisa berubah sewaktu-waktu. Kapasitas harus dipatuhi dengan ketat,” ujar AKP Verry.

Kapolres menanyakan kepada petugas loket tentang jadwal keberangkatan kapal untuk memastikan bahwa setiap jam tersedia layanan untuk wisatawan yang ingin berkeliling di perairan Danau Toba.

“Kapolres menanyakan kepada petugas loket bahwa setiap jam tersedia pengangkutan untuk wisatawan dapat berkeliling di perairan Danau Toba. Beliau memastikan pelayanan optimal,” ujar AKP Verry.

Kepada wisatawan yang hadir di pelabuhan, Kapolres menyampaikan himbauan penting tentang penggunaan Call Center Polri 110 untuk melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian.

“Kepada masyarakat dan wisatawan, Kapolres menyampaikan himbauan dalam penggunaan Call Center Polri di 110 untuk dapat melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian,” ungkap Kasi Humas.

Himbauan ini penting agar wisatawan mengetahui bahwa mereka dapat dengan mudah mendapatkan bantuan jika mengalami situasi darurat atau memerlukan bantuan kepolisian selama berwisata.

“Wisatawan diimbau untuk menyimpan nomor 110 dan tidak ragu menghubungi jika memerlukan bantuan. Layanan tersedia 24 jam,” ujar AKP Verry.

Pengecekan di Pelabuhan Ops Marihat Permai ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 dalam rangka pelayanan dan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

“Pengecekan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026. Kami memastikan semua pelabuhan, termasuk pelabuhan wisata, aman dan siap melayani wisatawan,” ungkap Kasi Humas.

Pelabuhan Ops Marihat Permai di Pasir Putih, Parapat, merupakan salah satu pelabuhan wisata yang ramai dikunjungi untuk menikmati pemandangan dan mengunjungi berbagai situs wisata di perairan Danau Toba.

“Pelabuhan Marihat Permai adalah destinasi wisata populer. Keamanan di sini sangat penting untuk memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan dan aman,” ujar AKP Verry.

Kapolres berinteraksi langsung dengan wisatawan dan memberikan himbauan keselamatan, termasuk pentingnya selalu menggunakan life jacket saat berada di atas kapal.

“Kapolres berinteraksi dengan wisatawan dan mengimbau untuk selalu menggunakan life jacket saat berada di atas kapal. Keselamatan adalah prioritas utama,” ungkap Kasi Humas.

Hingga saat ini, situasi di Pelabuhan Ops Marihat Permai terpantau aman dan kondusif dengan wisatawan yang antusias menikmati keindahan Danau Toba.

“Situasi di Pelabuhan Marihat Permai aman dan kondusif. Wisatawan dapat menikmati keindahan Danau Toba dengan aman dan nyaman,” pungkas AKP Verry Purba. (PN)

Exit mobile version