Kondisi Pondasi Pagar SMP Negeri 1 Pangururan di Kawasan Waterfront City Samosir Butuh Perhatian

SAMOSIR | deliksumut.com — Kondisi pondasi pagar pembatas SMP Negeri 1 Pangururan yang berada di kawasan Water Front City (WFC) Pangururan, Samosir, tepat di tepian Danau Toba, membutuhkan perhatian dan penanganan untuk mengantisipasi kerusakan yang semakin meluas.

Pantauan deliksumut.com, Kamis (17/9/2026), terlihat sejumlah bagian tanah di bawah pagar beton dan pagar besi di sisi sekolah telah mengalami pengikisan.

Pada beberapa titik, tanah di bawah pondasi tampak tergerus hingga membentuk lubang dan menyisakan bagian tanah yang menggantung. Sejumlah bebatuan dari bagian bawah pagar juga terlihat berserakan hingga mendekati bibir Danau Toba.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya pengikisan pada area tepian yang berbatasan langsung dengan perairan. Jika proses pengikisan terus berlangsung, kondisi tanah penopang pagar dapat semakin berkurang dan berpotensi memengaruhi kestabilan struktur pagar.

Selain bagian bawah pagar, pada area parkir dan salah satu ruangan sekolah yang berdekatan dengan pagar juga terlihat retakan pada permukaan lantai.

Di beberapa titik, bagian tanah yang tergerus diperkirakan mencapai hampir satu meter. Kondisi itu membuat bagian bawah pagar tampak tidak lagi ditopang tanah secara utuh seperti sebelumnya.

Mengingat posisi pagar berada di sisi sekolah dan berdekatan langsung dengan Danau Toba, kondisi tersebut perlu mendapat pemeriksaan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta memastikan keamanan struktur pagar dan area di sekitarnya.

Pemeriksaan teknis juga diperlukan untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai, terutama apabila pengikisan masih terus terjadi akibat kondisi tepian danau.

SMP Negeri 1 Pangururan sendiri berada di kawasan strategis WFC Pangururan Samosir yang menjadi salah satu ruang publik dan kawasan aktivitas masyarakat di pusat Kota Pangururan.

Karena itu, penanganan kondisi pondasi pagar tidak hanya berkaitan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga menyangkut keamanan area sekitar yang berada di kawasan publik tersebut.

Penanganan sedini mungkin diharapkan dapat mencegah kerusakan semakin meluas dan menjaga keamanan lingkungan SMP Negeri 1 Pangururan maupun kawasan WFC Pangururan.

deliksumut.com menyajikan kondisi tersebut berdasarkan pantauan langsung di lapangan dan membuka ruang informasi serta klarifikasi dari pihak sekolah maupun instansi terkait mengenai kondisi pondasi pagar dan langkah penanganan yang akan dilakukan.

(Samsir Sitanggang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *