Daerah  

Menteri Maruarar Sirait Dorong Plt Kadis Perkim Samosir, Golfried Harianja Kerja Keras Untuk Program Renovasi 556 Rumah dan Tata Kawasan Kumuh .

deliksumut.com | Samosir ,- Kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, pada (25/3/2026) lalu menyampaikan pesan tegas kepada Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Tata Ruang Kabupaten Samosir, Golfried Harianja, saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Simanindo.

Dalam peninjauan langsung ke lokasi calon penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan kawasan kumuh di Huta Lumban Sinaga, Tomok, Maruarar menyoroti pentingnya akurasi data dan percepatan penanganan rumah tidak layak huni.

“Berapa rumah tidak layak huni di Samosir?” tanya Maruarar kepada Golfried.
“3.080, Pak,” jawab Golfried dengan tegas.

Maruarar kemudian menegaskan bahwa angka tersebut harus benar-benar valid. Ia optimistis persoalan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

“hanya 3080, bener ya?, berarti tiga tahun atau paling lama 4 tahun selesai ini. Jangan datanya salah,” ujarnya.

Dari total tersebut, sebanyak 556 rumah telah ditangani pada tahun ini, sehingga tersisa sekitar 2.500 unit. Maruarar menilai target penyelesaian sangat realistis apabila setiap tahun mampu diselesaikan sekitar 500 unit, sehingga pada 2029 persoalan rumah kumuh di Kabupaten Samosir dapat dituntaskan.

Namun, Maruarar mengingatkan bahwa penanganan tidak cukup hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah. Ia menekankan pentingnya pendekatan ekonomi bagi masyarakat penerima bantuan.

“Percuma kita renovasi rumah kalau masyarakatnya tidak punya penghasilan. WC mampet, atap bocor, akhirnya kumuh lagi. Jadi harus digabung dengan program ekonomi seperti pelatihan dan permodalan,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyarankan agar pembangunan dilakukan dalam satu hamparan wilayah agar lebih efektif dalam pengawasan dan pelaksanaan. Dengan pola tersebut, hasil pembangunan akan lebih terlihat dan berdampak nyata dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga meminta Golfried untuk bekerja maksimal dalam menjalankan program BSPS dan Penanganan Kawasan Kumuh di kabupaten Samosir.

“Tolong kerja keras ya Harianja, Semangat ya. Sudah berapa tahun jadi Kepala Dinas?” tanyanya.

“Masih Plt, Pak,” jawab Golfried.

Menanggapi hal itu, Maruarar memberikan pesan langsung terkait masa depan jabatan Golfried. Ia meminta agar Golfried menunjukkan kinerja maksimal dalam menjalankan program.

“Dimulai dulu. Kalau bagus, lanjut,” tegas Maruarar.

Golfried pun menyatakan kesiapannya menjalankan arahan tersebut.
“Siap, Pak,” jawabnya singkat.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberlanjutan jabatan Golfried Harianja sangat bergantung pada kinerjanya dalam menuntaskan program perumahan dan penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Samosir.(Sam86)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *