SAMOSIR | deliksumut.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Samosir. Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Samosir berhasil meraih Juara I Lomba Vlog tingkat nasional melalui karya bertema “Sehat Mental, Sehat Hubungan Sosial di Era Digitalisasi”.
Penghargaan tersebut diumumkan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK di Makassar pada 11 Juli 2026 dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian.
Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk, didampingi Ketua Pokja IV Ny. Melva Iwan H Sihaloho beserta anggota menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga prestasi tersebut dapat diraih.
“Prestasi ini bukan hanya milik TP PKK, tetapi menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Samosir. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan,” ujar Kennauli, Jumat (17/7/2026) di Rumah Dinas Wakil Bupati Samosir.
Menurut Kennauli, tema yang diangkat dalam vlog tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana masyarakat, khususnya generasi muda, semakin akrab dengan dunia digital yang juga membawa berbagai tantangan terhadap kesehatan mental dan hubungan sosial.
Ia menegaskan, teknologi seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat hubungan antar sesama, bukan justru menciptakan jarak dalam kehidupan sosial.
“Di era digital yang serba cepat ini, kita perlu menjaga keseimbangan. Teknologi harus dimanfaatkan secara bijak agar dapat meningkatkan kualitas hidup, tanpa mengabaikan kesehatan mental dan hubungan sosial dalam keluarga maupun lingkungan,” katanya.
Melalui vlog yang diproduksi oleh Pokja IV TP PKK Kabupaten Samosir dengan judul Spill Cara Jaga Mental & Social Life Anti Toxic, masyarakat diajak untuk mengurangi kebiasaan doom scrolling, membatasi paparan konten negatif, serta memperbanyak interaksi langsung dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
Selain menyampaikan pesan edukatif, konten tersebut juga menampilkan keindahan panorama alam Samosir dan Danau Toba sebagai ruang refleksi dan pemulihan dari kejenuhan akibat aktivitas digital yang berlebihan.
Kennauli berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan inspirasi.
“Mari kita memperkuat komunikasi dalam keluarga, meningkatkan empati, serta menciptakan lingkungan sosial yang saling mendukung. Dengan demikian, Samosir dapat menjadi daerah yang tangguh secara mental, harmonis, baik di dunia nyata maupun di ruang digital,” pungkasnya.
Keberhasilan TP PKK Kabupaten Samosir meraih Juara I tingkat nasional ini sekaligus menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial secara positif dapat menjadi media edukasi yang efektif dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera di tengah perkembangan era digital.(Sam86)












