Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Bupati: “Pemkab Simalungun akan lakukan penanganan banjir jangka pendek”

Simalungun | DelikSumut – Curah hujan dengan intensitas tinggi akhir-akhir ini kembali terjadi di wilayah Kabupaten Simalungun, sehingga mengakibatkan meluapnya Sunagai Sikkam di Pasar Bawah Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Meluapnya Sungai Sikkam yang berada di Kecamatan Dolok Batu Naggar menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir. Meluapnya Sungai tersebut juga dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi terjadi 4 kali dalam seminggu.

Melihat kondisi ini, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Ketua TP PKK Ny Darmawati Anton Achmad Saragih turun langsung meninjau lokasi dan rumah warga yang terdampak banjir, Jum’at (04/4/2025 ).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati juga didampingi unsur Forkopimda, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Simalungun, Resman Saragih serta Forkopimca Dolok Batu Nanggar.

Salman Abror, salah satu tokoh pemuda di Kecamatan Dolok Batu Nanggar menjelaskan bahwa, banjir terjadi karena air kiriman dari wilayah Tapian Dolok tepat nya dari perkebunan Brigestone.

“Kalau dulu terjadi banjir setahun sekali tepat nya di musim penghujan, tapi sekarang hujan deras sedikit aja terjadi Banjir,”tutur Salman.

Selanjutnya, Salman mewakili masyarakat Pasar Bawah Kelurahan Serbelawan menanti langkah kongkrit Pemerintah daerah dalam mengatasi banjir tersebut.

Salman mengatakan, untuk mengatasi banjir ini ia bermohon kepada Bapak Bupati untuk memfasilitasi pertemuan dengan pihak PT.Brigestone dan PTPN IV Dolok Ilir.

Ada beberapa permohonan yang akan disampaikan, antara lain, membuka pintu air layangan di Dolok Ilir, membuat bendungan di hulu, membuat areal penampungan air di areal perkebunan Bridgestone, merawat daerah sungai, dengan mengeruk sungai dan penghijauan sekitarnya sungai, dan memfasilitasi Tempat Pembuangan Sampah (TPA) yang memadai bagi masyarakat.

Disela peninjauan itu, Bupati Simalungun juga mengutarakan bahwa dirinya juga merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat yabg terdampak bajir.

“Saya bisa merasakan apa yang bapak ibu rasakan, dimana dalam suasana lebaran Idul Fitri terjadi banjir. Kami atas nama pemerintah kabupaten Simalungun memohon maaf dan siap bertanggung jawab,”kata Bupati.

Disampaikan Bupati, Pemkab Simalungun akan melakukan tahap pencegahan banjir jangka pendek dengan memperbaiki dinding sungai yang jebol akibat banjir.

“Untuk jangka panjangnya kita akan musyawarah dengan pihak-pihak terkait dan tim ahli untuk penanganan banjir di Pasar Bawah ini,”ujar Bupati. (PN)

Exit mobile version