Daerah  

Warga Sihusapi Gotong Royong Benahi Jalan, Kadis PU Samosir Pastikan Alat Berat Turun, 3,4 Km Diprioritaskan 2027

SAMOSIR | deliksumut.com — Warga Desa Sihusapi, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, kembali bergotong royong memperbaiki ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Sihusapi–Sidaji hingga tembus ke jalan nasional menuju Desa Simarmata, Jumat (28/8/2026).

Gotong royong dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Masyarakat secara swadaya melanjutkan pembangunan rabat beton pada sejumlah titik rawan.

Sebelumnya, warga telah menyelesaikan rabat beton sepanjang sekitar 15 meter di salah satu titik kerusakan jalan, Biaya dikumpulkan dari masyarakat sihusapi. Kali ini, sekitar 15 warga, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu, kembali turun ke lokasi untuk membersihkan badan jalan dan menggali bagian yang akan dirabat.

Kegiatan tersebut dilakukan di bawah terik matahari pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Salah satu titik yang menjadi perhatian warga berada di bagian tanjakan yang kondisinya cukup memprihatinkan.

Aksi swadaya masyarakat ini sebelumnya diketahui melalui unggahan warga, Charles Simarmata, yang kemudian menjadi perhatian setelah kondisi jalan tersebut diberitakan.

Semangat warga mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Samosir. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Samosir, Rudimantho Limbong, S.Hut., M.M., bersama Kepala Bidang Bina Marga, Polin Nico Saputra Jadi H. Manurung, ST., beserta tim turun langsung meninjau lokasi.

Rombongan turut didampingi Kepala Desa Sihusapi, Ramhot Simarmata.

Setibanya di lokasi, Rudimantho menyapa warga yang sedang bergotong royong sekaligus melihat langsung kondisi ruas jalan tersebut.

Kepada warga, Ia menyampaikan bahwa ruas jalan Sidaji–Sihusapi merupakan salah satu ruas yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Samosir dan masuk dalam daftar jalan prioritas.

Menurut Rudimantho, perencanaan pembangunan ruas jalan sepanjang sekitar 3,4 kilometer tersebut sebenarnya telah dilakukan sebelum persoalan kondisi jalan mencuat melalui pemberitaan.

“Ruas jalan Sidaji-Sihusapi sepanjang 3,4 kilometer sudah selesai tahap perencanaannya dan telah disetujui pihak-pihak terkait. Kita tinggal menunggu realisasi anggaran. Jalan ini merupakan prioritas dan sebaiknya tuntas dalam satu tahun anggaran,” ujar Rudimantho.

Ia mengatakan, perencanaan tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Bappenas.

Pemkab Samosir juga akan kembali mendorong dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar pembangunan ruas jalan tersebut dapat segera direalisasikan.

“Kami akan terus mengejar dan menjemput anggaran tersebut ke pemerintah pusat maupun mencoba kembali ke pemerintah provinsi. Harapannya, paling tidak tahun 2027 pembangunan ini bisa terealisasi,” katanya.

Sambil menunggu realisasi pembangunan permanen, Dinas PU Samosir akan melakukan penanganan awal terhadap kondisi jalan.

Rudimantho memastikan alat berat milik Dinas PU akan dikerahkan ke lokasi mulai Senin untuk membersihkan sisi kiri dan kanan jalan.

“Mulai Senin alat berat Dinas Pekerjaan Umum akan kita kerahkan untuk membersihkan kiri dan kanan jalan, sehingga saat musim penghujan air tidak lagi masuk ke badan jalan,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu faktor yang menyebabkan kerusakan jalan adalah kondisi saluran air yang lebih tinggi daripada badan jalan. Saat hujan, aliran air kemudian masuk dan menggerus badan jalan.

Selain pembersihan, pelebaran jalan juga akan dilakukan apabila masyarakat atau pemilik lahan di sisi jalan bersedia memberikan ruang.

Rudimantho berharap masyarakat bersabar sembari pemerintah terus mengupayakan sumber anggaran pembangunan.

“Masyarakat dapat menerima penjelasan kami bahwa kita harus sabar menunggu realisasi anggaran. Namun, dari Dinas PU maupun Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus memacu dan menjemput anggaran tersebut,” katanya.

Ia menegaskan, dengan panjang hanya sekitar 3,4 kilometer dan melihat tingkat kerusakannya, ruas tersebut diharapkan dapat dituntaskan dalam satu tahun anggaran.

“Jalan ini adalah jalan prioritas. Karena panjangnya hanya 3,4 kilometer dan melihat kondisinya, sebaiknya dalam satu tahun anggaran sudah harus tuntas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rudimantho juga menanggapi kondisi bangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Dinas PU Samosir tahun 2025 yang di lapangan diketahui belum dilakukan penimbunan pada bagian jalan.

Pekerjaan tersebut diketahui dikerjakan oleh penyedia jasa CV Bintang Sabungan.

Rudimantho mengatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut dan memastikan penimbunan akan segera dilakukan.

“Hari Senin akan kita eksekusi dan sekali lagi kami ucapkan terima kasih juga kepada teman-teman pers yang sudah memberikan informasi-informasi yang perlu kami tindak lanjuti di lapangan,” sambungnya.” ujarnya.

Sementara itu, warga yang ikut bergotong royong berharap rencana pembangunan jalan tersebut segera diwujudkan pemerintah.

“Kami doakan semoga cepat terlaksana, itu saja, Pak,” ujar salah seorang warga.

Aksi gotong royong warga Sihusapi menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya menunggu pemerintah, tetapi turut mengambil bagian dalam penanganan sementara terhadap akses jalan yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas mereka.

Sebelum turun ke lokasi, sekitar pukul 08.30 WIB, Rudimantho terlebih dahulu memberikan penjelasan kepada wartawan terkait perencanaan pembangunan ruas jalan Sihusapi–Sidaji di Kantor Dinas PU Samosir.

Kemudian memilih turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi jalan sekaligus berdialog dengan masyarakat.

Pemkab Samosir memastikan penanganan awal melalui pengerahan alat berat akan dimulai Senin, sementara pembangunan permanen ruas jalan sepanjang 3,4 kilometer tersebut masih menunggu realisasi anggaran dan ditargetkan dapat diperjuangkan untuk pelaksanaan pada 2027.

(Samsir Sitanggang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *