Berintegritas dan Humanis Polsek Gunung Malela Amankan Seorang ODGJ Yang Menggali Ulang Kuburan Warga

Simalungun | DelikSumut – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukan sekadar slogan bagi jajaran Polsek Gunung Malela Polres Simalungun Polda Sumatera Utara. Hal itu dibuktikan secara nyata pada Senin, (04/5/2026), ketika personil Polsek Gunung Malela bergerak cepat menangani gangguan Kamtibmas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Mawar, Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, menyusul laporan warga tentang seorang pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang menggali kuburan almarhum Atin dan meresahkan warga sekitar.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Senin, 04 Mei 2026, sekira pukul 16.40 WIB menegaskan bahwa kejadian ini merupakan bukti konkret kehadiran Polri di tengah kehidupan masyarakat. “Kamtibmas bukan hanya soal kejahatan jalanan atau tindak pidana. Gangguan ketentraman warga sekecil apapun adalah tanggung jawab kami. Polsek Gunung Malela telah menunjukkan bahwa tidak ada situasi yang dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan,” ujar AKP Verry Purba.

Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H. menjelaskan bahwa informasi tentang gangguan Kamtibmas di TPU Muslim Jalan Mawar diterima personil Polsek pada Senin, 04 Mei 2026, sekira pukul 11.30 WIB. Warga Nagori Pamatang Simalungun melaporkan keresahan akibat ulah seorang laki-laki diduga ODGJ yang menggali kuburan di area pemakaman, suatu pemandangan yang tentu saja menimbulkan ketakutan dan kegelisahan di lingkungan masyarakat.

“Pemakaman adalah tempat yang sakral bagi warga. Ketika ada gangguan di sana, dampaknya terhadap ketentraman psikologis masyarakat sangat besar. Maka kami tidak bisa menunda sedetik pun untuk segera hadir dan menyelesaikan situasi tersebut,” ucap AKP Hengky B. Siahaan.

Kapolsek langsung memimpin empat personilnya bergerak menuju TKP. Sesampainya di lokasi, petugas menemukan seorang laki-laki diduga ODGJ dalam kondisi memprihatinkan. Kehadiran petugas yang cepat berhasil meredam keresahan warga yang sebelumnya was-was dan tidak berani mendekat. Situasi Kamtibmas di sekitar TPU pun berangsur pulih begitu petugas mengambil alih penanganan.

Dalam menjaga Kamtibmas, pendekatan yang digunakan bukan pendekatan represif, melainkan tindakan humanis yang terukur. Personil Polsek Gunung Malela memberikan makan kepada pria tersebut, memandikannya, dan memanggil tenaga kesehatan dari Poskesdes Pamatang Simalungun yang diwakili oleh Ibu Tri Sunjaya Nababan, Amd.Kep., untuk memberikan perawatan medis awal.

“Menjaga Kamtibmas yang sesungguhnya berarti menyelesaikan masalah sampai tuntas, bukan hanya mengusir atau membubarkan. Orang ini perlu ditolong, dan warga perlu merasakan bahwa lingkungan mereka kembali aman dan tertib,” ungkap AKP Hengky B. Siahaan.

Guna memastikan kondisi Kamtibmas tetap terjaga secara berkelanjutan, AKP Hengky B. Siahaan segera berkoordinasi dengan Camat Siantar M. Iqbal, S.STP., M.SP., selaku unsur Forkopinca. Sinergi yang terbangun secara cepat menghasilkan keputusan untuk menyerahkan pria ODGJ tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Simalungun, yang diterima langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Bapak Anju Haloho. Selanjutnya pria tersebut dibawa ke Yayasan Bina Kasih Bersinar Perdagangan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Penanganan terpadu ini turut melibatkan AIPTU Suyut, AIPTU A. Ginting, AIPDA M. Affan Lubis, AIPDA Lambas Simamora, Sekretaris Desa Pamatang Simalungun Ibu Jumiati, serta tenaga kesehatan Poskesdes setempat.

AKP Verry Purba menegaskan bahwa pemeliharaan Kamtibmas yang efektif hanya bisa terwujud melalui kolaborasi semua pihak. “Ketika Polri, pemerintah kecamatan, desa, dan tenaga kesehatan bergerak bersama dalam satu tujuan, hasilnya adalah masyarakat yang aman, tertib, dan tentram. Itulah Kamtibmas yang kami jaga setiap harinya,” pungkas AKP Verry Purba. (PN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *