SAMOSIR, deliksumut.com – Kondisi jalan belakang menuju kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Samosir di kawasan Parbaba membutuhkan perhatian. Sejumlah titik pada ruas jalan tersebut tampak berlubang, sementara sebagian bahu jalan mengalami longsor dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Pantauan deliksumut.com, Rabu (5/8/2026), menunjukkan lubang terdapat di beberapa bagian badan jalan. Kerusakan tersebut dinilai cukup rawan bagi pengendara, khususnya pengguna sepeda motor yang setiap hari melintasi ruas tersebut.
Jalan itu merupakan salah satu akses menuju Kantor DPRD Kabupaten Samosir dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, serta Balai Latihan Kerja (BLK) Samosir.
Ruas jalan tersebut setiap hari dilalui Aparatur Sipil Negara (ASN), pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Samosir, pejabat daerah, tamu perkantoran, serta masyarakat yang hendak mengurus berbagai keperluan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir.
Selain badan jalan yang berlubang, pada sisi kanan jalan terlihat bagian bahu jalan mengalami longsor. Kondisi itu menyisakan tepian jalan yang rawan dilalui kendaraan, terutama ketika dua kendaraan berpapasan.
Risiko kecelakaan diperkirakan meningkat pada malam hari maupun ketika hujan turun. Lubang pada badan jalan dapat tertutup genangan air sehingga sulit dikenali pengendara.
Rumput liar juga terlihat tumbuh lebat di sisi kiri dan kanan jalan. Sebagian vegetasi menjalar di sepanjang tebing dan bahu jalan sehingga memberikan kesan kurang terawat, mengurangi jarak pandang, serta berpotensi menutupi bagian tepi jalan yang rusak.
Tidak hanya akses belakang, kondisi jalan akses depan menuju kompleks perkantoran Pemkab Samosir juga terlihat lebih memprihatinkan. Kerusakan pada jalur utama tersebut dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan serius karena menjadi akses yang lebih banyak dilalui kendaraan menuju pusat pemerintahan Kabupaten Samosir.
Kondisi jalan akses depan yang lebih memprihatinkan itu semakin menambah persoalan infrastruktur menuju kawasan perkantoran. Pengguna jalan dinilai harus lebih berhati-hati, terutama saat melintasi bagian jalan yang rusak, berlubang, maupun mengalami penurunan kondisi badan jalan.
Arus lalu lintas di ruas tersebut terpantau cukup aktif, terutama pada jam kerja. Kendaraan roda dua dan roda empat milik pegawai, masyarakat, tamu perkantoran, serta kendaraan dinas pejabat kerap melintas karena jalan itu menjadi jalur menuju kawasan pusat pemerintahan.
Meski setiap hari dilalui pejabat daerah, anggota DPRD, ASN, dan masyarakat, hingga kini kerusakan pada jalan akses belakang maupun akses depan menuju kawasan perkantoran masih terlihat belum mendapat penanganan maksimal.
Kondisi itu menimbulkan pertanyaan di kalangan pengguna jalan mengenai perhatian terhadap pemeliharaan infrastruktur di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Samosir.
Masyarakat dan pengguna jalan berharap Pemerintah Kabupaten Samosir segera melakukan perbaikan. Penanganan dinilai tidak hanya dibutuhkan pada badan jalan yang berlubang, tetapi juga pada bahu jalan yang longsor, kondisi akses depan yang lebih memprihatinkan, serta pembersihan rumput liar di sepanjang ruas jalan.
Sebagai akses menuju Kantor DPRD Kabupaten Samosir dan sejumlah OPD, jalan tersebut dinilai layak mendapat perhatian serius. Perbaikan diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas dan pelayanan publik di kawasan perkantoran pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya tanda-tanda perbaikan maupun penanganan menyeluruh terhadap kerusakan jalan tersebut. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Samosir segera mengambil langkah agar kondisi jalan tidak semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.
(Samsir Sitanggang)
