deliksumut.com | Samosir,- Proyek pembangunan saluran Drainase yang dikerjakan tanpa papan informasi (plang proyek) di Jalan Nasional Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, menuai sorotan tajam dari warga. Minimnya transparansi dinilai membuka ruang besar terjadinya praktik penyimpangan hingga dugaan korupsi.
Pantauan awak media sejak (11/12/2025) di sepanjang jalan lokasi pekerjaan tidak ada menunjukkan adanya papan informasi proyek. Padahal, menurut aturannya, papan informasi proyek wajib memuat keterangan penting seperti sumber anggaran, nilai kontrak, volume pekerjaan, nama pelaksana, serta jangka waktu pelaksanaan.
Seorang warga setempat yang tidak ingin namanya disebut, menegaskan, ketiadaan plang proyek bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan patut diduga sebagai upaya menghindari kontrol publik.
“Kalau proyek tidak pakai plang, masyarakat tidak tahu anggaran, sumber dana, maupun siapa pelaksananya. Ini rawan jadi ajang korupsi dan menghindari protes warga,” tegasnya
kepada awak media, Sabtu (27/12/2025.) lalu.
Tak hanya soal transparansi, warga juga mengungkapkan dugaan rendahnya kualitas material yang digunakan. Pasir yang dipakai dalam pekerjaan saluran tersebut disebut memiliki kadar tanah yang tinggi, sehingga dikhawatirkan berdampak langsung pada kekuatan dan daya tahan bangunan.
“Materialnya kami lihat tidak layak. Pasir bercampur tanah, kualitasnya jelas dipertanyakan. Kami menduga proyek ini dikerjakan asal jadi,” lanjut warga itu dengan nada kecewa.
Menurut warga, kondisi ini semakin memperkuat kecurigaan bahwa proyek tersebut tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan berpotensi merugikan keuangan negara serta masyarakat dalam jangka panjang.
Warga Simbolon Purba pun mendesak pemerintah daerah, khususnya dinas terkait dan aparat pengawas internal, untuk turun langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mereka meminta agar proyek-proyek pemerintah diawasi secara ketat, transparan, dan terbuka kepada publik.
“Kami minta pemerintah jangan tutup mata. Kontraktor harus bekerja jujur dan terbuka. Ini uang rakyat, masyarakat berhak tahu dan mengawasi,” pungkasnya.
Sementara, Haider Sitinjak, Plt Sekretaris Kecamatan Palipi ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan mengetahui adanya pekerjaan proyek tanpa papan informasi di desa Simbolon purba tersebut. “Betul amangboru”. Kata Haider.
Namun, Karena Kesibukan Ia mengaku tidak sempat turun ke lokasi untuk koordinasi terkait penyelenggaraan pembangunan Drainase dijalan nasional dikecamatan tersebut.
“tp karena kesibukan blum sempat singgah untuk ngobrol kesana.” Lanjutnya.(Sam86)
