DLH Samosir Serahkan 1.000 Bibit ke Yayasan Pusuk Buhit, Dukung Gerakan Penanaman Sejuta Pohon.

deliksumut.com | Samosir – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Samosir melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Helmut Simamora, menyerahkan sebanyak 1.000 bibit tanaman kepada Yayasan Pusuk Buhit. Penyerahan dilakukan di halaman Kantor DLH Kabupaten Samosir, Komplek Perkantoran Parbaba, Senin (30/03/2026).

Helmut Simamora menyampaikan bahwa bantuan bibit tersebut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program penghijauan yang digagas Yayasan Pusuk Buhit.

“Ini kita serahkan kepada Yayasan Pusuk Buhit yang memiliki program kerja penghijauan dan penanaman pohon. Kami dari Dinas Lingkungan Hidup sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program yang akan dilaksanakan,” ujar Helmut.

Adapun jenis bibit yang diserahkan antara lain mangga, alpukat, dan sejumlah tanaman produktif lainnya. Ia menjelaskan, bibit tersebut bersumber dari BPK yang kemudian disalurkan berdasarkan permohonan dari masyarakat, baik secara individu maupun kelompok atau yayasan.

“Untuk pribadi maksimal 10 polibek, sedangkan yayasan maksimal 1.000 batang, karena banyak juga komunitas dan yayasan lain yang mengajukan permohonan,” jelasnya.

Helmut juga menerangkan bahwa masyarakat yang ingin mengajukan permohonan bibit diwajibkan membuat surat permohonan resmi serta melengkapi berita acara serah terima, termasuk dokumentasi foto dan lokasi penanaman. Lokasi tersebut nantinya akan dimonitor oleh pihak DLH.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pusuk Buhit, Effendy Naibaho, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan DLH Kabupaten Samosir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir, kepada kepala dinas, Pak Kabid Simamora, dan seluruh staf atas bantuan serta kerja samanya,” ucap Effendy.

Ia menjelaskan, bibit yang diterima akan digunakan dalam gerakan penanaman sejuta pohon yang digagas pihaknya, yang akan dilaksanakan di kawasan Danau Toba dan dipusatkan di Kabupaten Samosir, khususnya di kawasan Gunung Pusuk Buhit.

“Gerakan penanaman sejuta pohon ini sejalan dengan program penebaran bibit ikan di Danau Toba. Kegiatan ini mencakup tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba, namun kita pusatkan di Samosir, tepatnya di Gunung Pusuk Buhit,” jelasnya.

Effendy menambahkan, kegiatan tersebut rencananya akan dimulai dengan soft launching pada 10 April 2026 di kawasan Gunung Pusuk Buhit, dengan mengundang berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

“Kita ketahui Gunung Pusuk Buhit sudah cukup lama minim pepohonan. Padahal fungsi pohon sangat luar biasa, mulai dari menjaga ketersediaan air, menghasilkan oksigen, hingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui tanaman buah,” tambahnya.

Ia berharap, gerakan penghijauan ini dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pemanasan global.

“Harapan kita, dengan penanaman ini manfaatnya bisa dirasakan secara luas, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun keberlanjutan ekosistem,” tutupnya.(Sam86)

Exit mobile version