Inpres Jalan Gonting–Janji Raja Samosir Rampung, Warga dan Pengunjung Kini Nikmati Akses Mulus dan Nyaman

deliksumut.com | Samosir – Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) untuk preservasi ruas jalan Gonting–Janji Raja di Kabupaten Samosir telah rampung dikerjakan. Jalan yang sebelumnya kerap dikeluhkan warga karena rusak, kini berubah mulus dan mulai dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari hingga akses wisata.

Berdasarkan papan proyek di lokasi, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara, serta Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumut.

Paket pekerjaan bernama Preservasi Jalan Gonting–Janji Raja itu dikerjakan oleh PT Karya Vany Konstruksi dengan nomor kontrak 04/KTR-IJD/Bb2-WII2.S2.4/2025 yang ditandatangani pada 19 Desember 2025. Nilai kontrak proyek mencapai Rp12.923.233.766 yang bersumber dari APBN Murni Tahun Anggaran 2025–2026, dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.

Sementara itu, pekerjaan supervisi dilakukan oleh konsorsium PT Jaya Mitra Manunggal KSO, PT Arginas Jaladri Nusantra Persero, dan PT Berlian Jaya Mandiri Konsultan.

Pantauan di lapangan pada Senin, (25/5/2026), ruas jalan Gonting–Janji Raja tampak telah diaspal ulang dengan kondisi rata dan nyaman dilalui kendaraan. Marka jalan terlihat jelas, mulai dari garis tengah, tepi jalan, hingga tulisan “IJD 2025–2026” yang dicat di badan jalan.

Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, jalur tersebut juga menyuguhkan panorama alam khas kawasan Danau Toba. Di beberapa titik, jalan berada di tepian danau dengan latar perbukitan hijau, sehingga banyak pengendara berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan.

Sejumlah warga tampak memanfaatkan akses jalan baru itu. Ada yang berhenti bersama rekan-rekannya, ada pula pengendara sepeda motor yang memarkir kendaraan di bahu jalan sambil menikmati suasana sekitar.

Program Inpres Jalan Daerah sendiri merupakan skema pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan jalan daerah yang menjadi kewenangan kabupaten/kota, namun memiliki dampak strategis terhadap konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan kawasan wisata.

Warga berharap kondisi jalan yang kini telah mulus dapat terus dijaga dan dipelihara agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sebelumnya, ruas Gonting–Janji Raja dikenal sebagai salah satu jalur penghubung antar desa di Kecamatan Harian dan Sitio tio Kabupaten Samosir yang sering dikeluhkan masyarakat akibat kerusakan jalan yang menghambat mobilitas warga maupun distribusi hasil pertanian.

Dengan selesainya proyek preservasi tersebut, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin lancar dan mampu mendukung sektor pariwisata serta perekonomian lokal.

Pegiat pembangunan Kabupaten Samosir, Baktiar Halomoan Pasaribu, menilai pembangunan rekonstruksi jalan umum di Kecamatan Sitio-tio mendapat respons positif dari masyarakat.

“Pembangunan jalan ini sangat membantu masyarakat. Infrastruktur yang baik membuka akses vital antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi maupun pariwisata,” ujarnya.Selasa (26/5/2026)

Menurutnya, peningkatan infrastruktur melalui program IJD turut memperkuat konektivitas antara Kabupaten Samosir dengan wilayah Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara, khususnya melalui jalur lingkar luar Danau Toba.

Ia juga menyebut proyek yang dikerjakan PT Karya Vany Konstruksi menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah.

“Jalan yang mulus memang sudah lama dinantikan masyarakat karena diyakini dapat mendorong munculnya destinasi wisata baru serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan ini,” tambahnya.(Sam86)

Exit mobile version