SAMOSIR | deliksumut.com — Turnamen Bola Tangan (Handball) Piala Bupati Samosir 2026 resmi ditutup, Sabtu (10/10/2026). Panitia mengumumkan para juara, pemain terbaik, dan pencetak gol terbanyak (top scorer) dari jenjang SD, SMP, hingga SMA setelah pertandingan final di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Samosir, Desa Hutanamora, Kecamatan Pangururan.
Turnamen yang diikuti 52 tim tersebut berlangsung ketat. Enam sekolah dari tiga jenjang pendidikan berhasil menembus partai final untuk memperebutkan gelar juara.
Pada tingkat SD, SD Negeri 4 Lintongnihuta, Kecamatan Ronggurnihuta, keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan SD Swasta Asisi Tomok, Kecamatan Simanindo, dengan skor tipis 8-7. SD Swasta Asisi Tomok menempati posisi kedua.
Di tingkat SMP, SMP Satu Atap Negeri 2 Onan Runggu menjadi juara pertama setelah menaklukkan SMP Negeri 1 Simanindo dengan skor 5-2.
Sementara di tingkat SMA, SMA Negeri 1 Pangururan tampil dominan dengan mengalahkan SMA Negeri 1 Ronggurnihuta dengan skor 9-2.
Usai pertandingan, panitia menyerahkan trofi dan uang pembinaan kepada para pemenang. Untuk tingkat SD, juara pertama memperoleh Rp4 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta, dan juara harapan pertama Rp1 juta.
SD Negeri 1 Nainggolan meraih juara ketiga, sedangkan SD Negeri 36 Siogung-ogung menempati posisi juara harapan pertama.
Penghargaan pemain terbaik tingkat SD diraih Alip dari SD Negeri 4 Lintongnihuta, sementara Tora Nainggolan dari SD Negeri 1 Nainggolan dinobatkan sebagai top scorer. Keduanya menerima uang pembinaan masing-masing Rp500 ribu dan trofi.
Pada tingkat SMP, SMP Satu Atap Negeri 2 Onan Runggu memperoleh uang pembinaan Rp4 juta sebagai juara pertama. SMP Negeri 1 Simanindo meraih juara kedua dengan Rp3 juta, SMP Budi Mulia Pangururan juara ketiga dengan Rp2 juta, dan SMP Negeri 2 Pangururan sebagai juara harapan pertama dengan Rp1 juta.
Stevani Sitanggang dari SMP Budi Mulia Pangururan terpilih sebagai pemain terbaik, sedangkan Kezia dari SMP Satu Atap Negeri 2 Onan Runggu menjadi pencetak gol terbanyak. Masing-masing menerima uang pembinaan Rp500 ribu dan trofi.
Adapun pada tingkat SMA, SMA Negeri 1 Pangururan meraih juara pertama dengan uang pembinaan Rp4 juta. SMA Negeri 1 Ronggurnihuta menempati posisi kedua dengan Rp3 juta, SMA Negeri 1 Palipi juara ketiga dengan Rp2 juta, dan SMA Swasta Santo Mikhael sebagai juara harapan pertama dengan Rp1 juta.
Penghargaan pemain terbaik tingkat SMA diberikan kepada Neshya Naibaho, sedangkan Olivia, yang juga berasal dari SMA Negeri 1 Pangururan, meraih gelar top scorer. Keduanya memperoleh uang pembinaan masing-masing Rp500 ribu.
Pertandingan final sekaligus penutupan turnamen disaksikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikpora Kabupaten Samosir yang juga Ketua BAPOPSI Kabupaten Samosir, Dumosch Pandiangan; Ketua Panitia Turnamen Bola Tangan Piala Bupati Samosir 2026, Salju Sinaga, S.Pd.; Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kabupaten Samosir, Hendra Manurung; perwakilan KONI; para guru; serta masyarakat.
Turnamen secara resmi ditutup oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom melalui Dumosch Pandiangan.
Dumosch mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang dinilainya berjalan baik. Menurutnya, antusiasme sekolah dan sportivitas para peserta menjadi hal positif, terlebih bola tangan baru pertama kali dipertandingkan melalui turnamen tersebut di Kabupaten Samosir.
“Pertandingan terlaksana dengan baik dan semua sportif menjunjung sportivitas. Antusiasme sekolah juga cukup tinggi. Walaupun ini baru pertama kali dipertandingkan di Kabupaten Samosir, saya kira sudah sangat cukup baik untuk pertandingan yang baru pertama kali digelar,” ujarnya.
Ia mengatakan, Disdikpora Kabupaten Samosir akan mengevaluasi pelaksanaan turnamen untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu dibenahi. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyelenggaraan turnamen berikutnya agar lebih matang, terencana, dan mampu menarik lebih banyak peserta.
Dumosch juga berpesan agar para juara terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas permainan. Sementara peserta yang belum berhasil meraih gelar juara diminta tetap bersemangat, memperbaiki kemampuan, dan terus berlatih.
Ia turut mengapresiasi dukungan para kepala sekolah yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan turnamen tersebut.
Lebih lanjut, hasil pertandingan akan menjadi salah satu dasar untuk menjaring bibit atlet berprestasi. Para pemain terbaik diharapkan dapat dihimpun menjadi tim yang mewakili Kabupaten Samosir dalam kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kabupaten Samosir, Hendra Manurung, menyampaikan bahwa tidak ada kendala berarti selama turnamen berlangsung, mulai dari pembukaan hingga penutupan.
Turnamen Bola Tangan Piala Bupati Samosir 2026 diharapkan menjadi langkah awal pembinaan olahraga bola tangan di Kabupaten Samosir sekaligus membuka peluang bagi atlet pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi pada tingkat yang lebih tinggi.
(Samsir Sitanggang)












