SAMOSIR, deliksumut.com — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Samosir diwujudkan melalui aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan.
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Pangururan bersama pegawai, peserta magang dan petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir bergotong royong membersihkan kawasan Taman Sitolu Hae Horbo, Sabtu (15/8/2026).
Keterlibatan warga binaan dalam kegiatan tersebut menjadi pemandangan tersendiri. Selain menjaga kebersihan ruang publik, aksi itu juga menjadi bagian dari pembinaan yang mendorong warga binaan untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, mereka membersihkan serta menata kawasan Taman Sitolu Hae Horbo yang merupakan salah satu ruang publik di Pangururan sekaligus bagian dari kawasan yang mendukung wajah pariwisata Kabupaten Samosir.
Kepala Lapas Kelas III Pangururan, Binur Sitanggang, SH, mengatakan aksi tersebut tidak sekadar kegiatan gotong royong, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Ya, kita harus bersih-bersih. Baik kepada masyarakat, bersihkan lingkungan sekitar, terutama Taman Sitolu Hae Horbo yang merupakan bagian dari wajah Kota Pangururan khususnya dan Samosir umumnya sebagai bagian dari destinasi daerah pariwisata,” ujar Binur.
Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, terlebih Samosir merupakan salah satu daerah tujuan wisata.
Karena itu, ia mengimbau Pemerintah Kabupaten Samosir untuk terus mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
“Kepada Pemerintah Kabupaten Samosir supaya tidak bosan-bosannya mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai daerah pariwisata,” katanya.
Binur menjelaskan, aksi bersih tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Aksi Bersih Kemerdekaan oleh Lapas Pangururan merupakan bagian dari rangkaian program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 RI,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti seluruh pegawai Lapas Kelas III Pangururan, peserta magang dan sejumlah WBP, serta mendapat dukungan dari petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir, Edison Pasaribu, ST, MM, turut menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Lapas Kelas III Pangururan dalam kegiatan tersebut.
“Mengucapkan terima kasih banyak buat Kalapas dan tim. Dengan dukungan terhadap kebersihan, kita berharap pengelolaan sampah dan lingkungan asri terbaik pertama se-Sumatera yang kita dapatkan tanggal 12 Agustus 2026 kemarin bisa kita pertahankan. Selama ini kita sudah banyak bekerja sama dengan TNI, Polres dan banyak organisasi lainnya,” ujar Edison.
Edison berharap kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat terus dipertahankan, terlebih Kabupaten Samosir baru saja meraih penghargaan sebagai daerah dengan pengelolaan sampah dan lingkungan asri terbaik pertama se-Sumatera pada 12 Agustus 2026.
Sementara itu, salah seorang masyarakat Pangururan, M. Sinurat, mengapresiasi aksi bersih yang dilakukan Lapas Kelas III Pangururan bersama Dinas Lingkungan Hidup.
Menurutnya, kegiatan gotong royong yang melibatkan pegawai Lapas, WBP, peserta magang dan petugas lingkungan hidup merupakan langkah positif untuk menjaga kebersihan kawasan Taman Sitolu Hae Horbo.
“Ini kegiatan yang bagus. Selain kawasan taman menjadi lebih bersih, keterlibatan warga binaan juga menunjukkan bahwa mereka bisa ikut berbuat sesuatu yang positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar M. Sinurat.
Ia menilai, keterlibatan WBP dalam kegiatan sosial seperti aksi bersih lingkungan dapat menjadi bagian penting dari proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya dilakukan di dalam lingkungan Lapas, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
M. Sinurat berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kalau bisa jangan hanya saat menjelang 17 Agustus. Kebersihan taman ini harus dijaga bersama karena menjadi ruang publik dan salah satu bagian dari wajah Kota Pangururan,” katanya.
Aksi bersih tersebut menjadi salah satu cara mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif. Semangat kebersamaan, kepedulian dan gotong royong diharapkan tidak berhenti pada momentum peringatan HUT RI, tetapi terus menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, kawasan Taman Sitolu Hae Horbo diharapkan semakin nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pangururan dan Kabupaten Samosir.
(Samsir Sitanggang)
