deliksumut.com | Samosir – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Samosir. Dua siswi SMA Negeri 1 Ronggurnihuta, Sintia Sinurat dan Mianta Sinaga, berhasil meraih medali perak pada Kejuaraan Judo Tingkat Pelajar PRA-POPProvsu Piala Wali Kota Tebing Tinggi yang digelar pada 15–16 Mei 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan di Kabupaten Samosir, sekaligus membuktikan bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat provinsi.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ronggurnihuta, Helda Sagala, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian kedua siswinya tersebut. Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil kerja keras, disiplin, serta semangat latihan yang dijalani para atlet.
“Kami dari keluarga besar SMA Negeri 1 Ronggurnihuta merasa sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh ananda Sintia Sinurat dan Mianta Sinaga. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, semangat latihan, serta dukungan dari pelatih, orang tua, dan sekolah,” ujar Helda Sagala, Kamis (21/5/2026).
Ia menambahkan, pencapaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bakat siswa, pihak sekolah selama ini memberikan motivasi, penyesuaian jadwal belajar bagi siswa yang mengikuti latihan dan pertandingan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua maupun pelatih.
“Sekolah percaya bahwa pendidikan tidak hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, sportivitas, dan mental juara,” katanya.
Menurut Helda, prestasi yang diraih Sintia dan Mianta memiliki arti penting, tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi perkembangan dunia pendidikan dan olahraga di Kabupaten Samosir.
Pihak sekolah juga berencana memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi serta terus memperkuat pembinaan bakat dan minat melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun kerja sama dengan berbagai pihak terkait.
“Kami berharap Sintia dan Mianta tetap rendah hati, disiplin, dan terus meningkatkan kemampuan mereka sehingga dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa SMA Negeri 1 Ronggurnihuta menjadikan prestasi tersebut sebagai inspirasi untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi diri.
“Tidak ada keberhasilan yang dicapai secara instan, tetapi melalui kerja keras, ketekunan, dan doa,” tutupnya.
Sementara itu, Pelatih Judo Kabupaten Samosir, Marolo Sitanggang, S.Pd., mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian para atlet binaannya. Ia mengatakan, cabang olahraga judo di Kabupaten Samosir tergolong masih baru karena baru terbentuk pada Februari 2026, namun program pembinaan telah dipersiapkan sejak dua tahun terakhir.
“Sebagai pelatih tentu saya sangat senang. Judo Samosir memang masih seumur jagung, tetapi program latihan sudah kami persiapkan sejak lama,” ujarnya.
Marolo menjelaskan, program latihan dilaksanakan empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Kamis, dan Sabtu. Latihan difokuskan pada teknik, pengkondisian atlet, sparring, hingga strength and conditioning.
Meski demikian, ia mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam pengembangan olahraga judo di Kabupaten Samosir.
“Kami bergerak dengan dana seadanya. Kami memahami kondisi efisiensi anggaran saat ini. Namun, motivasi dari KONI Samosir, Bupati Samosir, serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga menjadi penyemangat bagi kami,” katanya.
Ia menyebutkan, dirinya bersama sang saudara, Pangihutan Sitanggang, S.Pd.SD., terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana latihan secara mandiri demi mendukung perkembangan atlet.
Marolo juga optimistis atlet-atlet Judo Samosir mampu berkembang lebih jauh dan tampil di ajang nasional maupun internasional.
“Saya selalu mengatakan kepada atlet, kalau ingin juara maka harus terus latihan. Mereka masih muda dan perjalanan mereka masih panjang. Saya berharap suatu saat mereka bisa tampil di tingkat nasional bahkan internasional,” ucapnya.
Selain berprofesi sebagai guru olahraga, Marolo diketahui juga merupakan mantan atlet MMA nasional. Ia mengaku telah lama berjuang membangun olahraga di Kabupaten Samosir, termasuk membuka sasana latihan sederhana di rumah orang tuanya.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menjauhi kenakalan remaja, narkoba, dan perjudian.
“Kami ingin olahraga ini menjadi tempat pembinaan generasi muda agar memiliki arah dan prestasi. Harapan kami, semakin banyak anak muda Samosir tertarik datang berlatih dan mengembangkan bakat mereka,” tuturnya.
Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Judo Kabupaten Samosir dipimpin oleh pelatih dan official Marolo Sitanggang, S.Pd., serta Pangihutan Sitanggang, S.Pd.SD.
Adapun atlet yang berhasil meraih prestasi di antaranya:
Sintia Sinurat, medali perak kelas -63 Kg
Mianta Sinaga, medali perak kelas -48 Kg
Bintang Romulus Sitanggang, medali perunggu kelas -55 Kg, siswa SMA Negeri 2 Pangururan
Briyan Malau, medali perunggu kelas -40 Kg, alumni SMP Negeri 1 Pangururan
Sementara atlet lainnya yang turut bertanding yakni Rey Rotama Sitanggang, Ariendra Sitanggang, dan Marcelino Sinaga.(Sam86)
