deliksumut.com | Samosir — Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 memberikan dampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Samosir.
Dua destinasi unggulan, yakni Waterfront City Pangururan dan Menara Pandang Tele, mencatat angka kunjungan yang membludak selama periode 18 hingga 26 Maret 2026.
Berdasarkan data resmi dari pengelola, total kunjungan wisatawan selama sembilan hari mencapai 77.397 orang, dengan total kontribusi PAD sebesar Rp1.578.400.000.
Secara rinci, Menara Pandang Tele mencatat:
Pengunjung asal Samosir: 238 orang dengan PAD Rp2.380.000
Pengunjung luar Samosir: 36.186 orang dengan PAD Rp723.720.000
Sementara itu, Waterfront City Pangururan mencatat:
Pengunjung asal Samosir: 2.176 orang dengan PAD Rp21.760.000
Pengunjung luar daerah: 38.797 orang dengan PAD Rp775.940.000
Pendapatan tambahan dari sektor iklan: Rp54.600.000
Jika ditotal, kontribusi dari kedua objek wisata ini menjadi salah satu penyumbang signifikan terhadap PAD sektor pariwisata Samosir selama momentum libur panjang tersebut.
Ketua Pengelola Waterfront City Pangururan dan Menara Pandang Tele, dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp pada Jumat (27/3/2026), menegaskan bahwa seluruh pendapatan yang diperoleh telah disetorkan ke kas daerah.
“Semua PAD sudah disetor ke rekening Kas Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Samosir,” ujarnya.
Tingginya angka kunjungan ini menunjukkan bahwa Kabupaten Samosir masih menjadi destinasi favorit wisatawan, khususnya saat momentum libur besar keagamaan. Selain meningkatkan PAD, lonjakan ini juga menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata daerah.(Sam86)
