Seorang Anak berinisial OGP ingin berobat ke Rumah Sakit Hermina Medan berawal dari Pendaftaran untuk mengambil rujukan dari Puskesmas Desa Lalang memakai BPJS KESEHATAN.
Dari awal mendaftarkan BPJS KESEHATAN lewat Puskesmas Desa Lalang untuk merujuk ke Rumah Sakit Hermina Medan berobat/terapi anak OGP diberikan dari pihak Puskesmas setelah dapat rujukan kami langsung datang ke Rumah Sakit Hermina
Pada Tanggal 8 Juni 2026 Tiba di Rumah Sakit Hermina kami mendaftarkan ke bagian security di Lantai 5 untuk terapi anak di suruh menunggu sampai jam 2 untuk bertemu dengan Dokter Paramitha karena jam praktek beliau jam 2.Tiba jam 2 tak kunjung datang sampai dengan jam 3 barulah datang dokter tersebut barulah diperiksa anak OGP
Tiba masuk keruangan dan bertemu dengan Dokter Paramitha diperiksalah anak OGP diteslah kepada anak bahwasannya adanya kurang fokus dan belum lancar berbicara serta langsunglah ada tulisan surat dokter untuk pemberitahuan untuk jadwal terapi terhadap si anak dan surat tersebut diberikan ke nurse station.
Setelah diserahkan kepada petugas nurse station untuk penjadwalan terapi dan perkataan petugas nurse station nanti di hubungi ya pak kepada pihak keluarga lewat whatsapp. Tiba berapa hari kemudian belum ada kunjung datang whatsapp untuk jadwal terapi langsung pihak keluarga datang pada tanggal 12 dan 19 Juni 2026 beralasan nanti ya kami whatsapp ke nomor bapak untuk penjadwalan
Tiba tanggal 19 Juni 2026 kembali ke rumah sakit Hermina Medan bertemu dengan petugas nurse station tersebut pihak keluarga menanyakan kembali kapan bu dijadwalkan terapi anak OGP dan dijawab petugas tersebut dokternya baru saja mengalami dukacita ada meninggal dan segala macam alasannya mereka lalu dibilang kembali nanti dihubungi ke whatsapp
Setelah itu kembali lagi saya di hari Senin tanggal 22 Juni 2026 ke Rumah Sakit Hermina Medan untuk menanyakan penjadwalan kapan terapi anak OGP lalu dijawab petugas nurse station itu ya pak baru saya whatsapp ke nomor bapak dan besok tanggal 23 langsung datang jam 09.30 untuk terapinya (segitu sepelenya mereka berbicara ke keluarga pasien)
Tibalah jadwal terapi tanggal 23Juni 2026 anak OGP mendaftarkan untuk terapi langsung dipanggil dan bertemu dengan dokter Ixora prosesnya hanya berapa menit cuma konsultasi liat perkembangan anak dan diteslah anak tersebut. Lalu dikasih kembali surat dari dokter untuk jadwal terapi selanjutnya kepada petugas nurse station supaya dijadwalkan kembali
Tiba di nurse station kami berikanlah surat dari dokter Ixora tersebut supaya bisa dijadwalkan terapinya lalu dibilang kembali sama petugasnya tersebut nanti kami hubungi lewat whatsapp jadwalnya ya pak setelah itu tiba mau pulang kami dipanggil lagi sama petugasnya data anak dan ditanya kembali nomor whatsapp pihak keluarga ternyata nomor yang didata di mereka salah nomor pantaslah ga ada dihubungi pihak Rumah Sakit Hermina Medan
Itulah bukti kekecewaan kami pihak keluarga bahwa dari pendataan nomor keluarga pasien pun sudah salah diinput pihak Rumah Sakit segitu sepelenya dianggap pihak keluarga untuk terapi anak OGP. (Red/RTA).












