Simalungun | DelikSumut – Apresiasi tulus mengalir dari tokoh agama terkemuka di Kabupaten Simalungun. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun, Drs. K.H. Darjat Purba, S.H., M.M., secara tegas menyampaikan pujian dan penghargaannya kepada Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., beserta Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha, STK., S.I.K., CPHR., CBA., atas keberhasilan mengungkap 43 kasus kejahatan 3C dan membongkar jaringan perdagangan satwa dilindungi dengan total 68 tersangka yang berhasil diamankan.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dihubungi Kamis, (18/6/2026), sekira pukul 18.00 WIB. Ia menjelaskan bahwa apresiasi dari tokoh agama ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat — sebagai institusi yang berintegritas sekaligus humanis dalam melayani seluruh lapisan warga.
Pernyataan apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Darjat Purba kepada awak media di kediamannya di Jalan Medan, Rabu, 17 Juni 2026, sore hari. Dengan nada yang penuh keyakinan, tokoh agama yang dihormati di Kabupaten Simalungun itu mengungkapkan pengamatannya terhadap perubahan nyata yang dirasakan masyarakat sejak AKBP Marganda Aritonang memimpin Polres Simalungun.
“Saya melihat sejak beliau dilantik menjadi Kapolres Simalungun, gerakannya cukup cepat. Sendi-sendi organisasi Polres Simalungun terasa hidup dan jaringan kerja hingga ke tingkat kecamatan berjalan dengan baik,” ujar Darjat Purba, menggambarkan transformasi nyata yang terjadi di tubuh Polres Simalungun di bawah kepemimpinan AKBP Marganda Aritonang.
Darjat Purba secara khusus memberikan apresiasi terhadap sinergi kuat antara Kapolres dan Kasat Reskrim dalam mengungkap berbagai kasus kriminal yang selama ini meresahkan masyarakat. Keberhasilan Sat Reskrim Polres Simalungun mengungkap 43 kasus 3C — yang terdiri dari kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor — dinilainya sebagai pencapaian yang patut mendapat penghargaan setinggi-tingginya.
“Kita tentu bangga dengan capaian ini. Pengungkapan kasus curanmor, pencurian, dan berbagai tindak kejahatan lainnya di sejumlah wilayah Kabupaten Simalungun menunjukkan kerja yang profesional dan patut diapresiasi,” katanya dengan penuh keyakinan.
Lebih jauh, Ketua MUI Simalungun itu menekankan bahwa dampak dari keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak hanya dirasakan dalam ranah hukum semata, tetapi juga berdampak luas pada kehidupan sosial, keagamaan, dan ketenangan batin masyarakat sehari-hari.
“Sebagai tokoh agama, kami merasakan dampak positifnya. Situasi yang aman membantu terciptanya ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat dan mendukung pembinaan moral generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif,” ungkap Darjat Purba, menegaskan betapa eratnya kaitan antara situasi kamtibmas yang kondusif dengan kualitas kehidupan beragama masyarakat.
Darjat Purba juga berharap keberhasilan ini memberikan efek psikologis yang kuat bagi para pelaku kejahatan maupun calon pelaku di Kabupaten Simalungun.
“Kami berharap para pelaku kejahatan menjadi keder dan berpikir ulang untuk melakukan tindakan melawan hukum. Dengan demikian keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga,” tegasnya.
Mewakili suara tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Simalungun, ia menutup pernyataannya dengan harapan yang penuh semangat kepada seluruh jajaran Polres Simalungun.
“Jika situasi keamanan tetap kondusif, maka sektor pemerintahan, ekonomi, sosial, budaya, dan kehidupan keagamaan akan berjalan lebih baik. Pada akhirnya masyarakat Simalungun akan semakin merasakan ketenangan, ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Darjat Purba.
AKP Verry Purba menyampaikan bahwa apresiasi dari Ketua MUI Simalungun ini menjadi energi tambahan bagi seluruh personel Polres Simalungun untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan semangat “80 Tahun Polri Untuk Masyarakat.” (PN)












