Daerah  

Pembangunan Kantor Desa Siallagan Pindaraya Dimulai, Groundbreaking Dihadiri Anggota DPRD Juliana Pardede dan Camat Simanindo 

SAMOSIR | deliksumut.com – Sebagai salah satu desa penyangga kawasan wisata unggulan Danau Toba, Desa Siallagan Pindaraya, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, terus berbenah. Pembangunan kantor desa baru diharapkan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus mendukung pengembangan kawasan pariwisata.

Pemerintah Desa Siallagan Pindaraya menggelar groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan kantor desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan berlangsung di Lumban Sait, Dusun II, Desa Siallagan Pindaraya, Selasa (3/11/2026), Prosesi peletakan batu pertama atau dalam tradisi Batak dikenal dengan sebutan Batu Ojahan dilaksanakan dengan mengedepankan kearifan lokal dan budaya Batak Samosir.

Acara tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Samosir Juliana YA. Pardede, Camat Simanindo Erwin CS. Sidabutar, Pj. Kepala Desa Siallagan Pindaraya Sudung Sidabalok, Perwakilan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Tata Ruang (Perkimtaru) Kabupaten Samosir, Pendamping Desa, Ketua dan anggota BPD, LPM, tokoh masyarakat, serta Calpin Siallagan bersama keluarga besar selaku pihak yang menghibahkan lahan untuk pembangunan kantor desa. Turut hadir masyarakat Desa Siallagan Pindaraya.

Pembangunan kantor desa ini dinilai strategis mengingat Desa Siallagan Pindaraya berada di kawasan wisata Huta Siallagan, salah satu destinasi wisata sejarah andalan Kabupaten Samosir yang dikenal dengan situs Batu Parsidangan.

Keberadaan kantor desa yang representatif diharapkan tidak hanya menjadi pusat administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjadi etalase pelayanan bagi wisatawan.

Camat Simanindo, Erwin CS. Sidabutar, mengatakan pembangunan kantor desa tersebut harus menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan seluruh jajarannya untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kantor Desa Siallagan Pindaraya berada di kawasan wisata. Pembangunan kantor yang representatif ini akan menjadi penyemangat bagi Pemerintah Desa dan jajarannya dalam memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat Siallagan Pindaraya,” ujar Erwin.

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Siallagan Pindaraya, Sudung Sidabalok, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan kantor desa tersebut, terutama keluarga besar Calpin Siallagan yang telah menghibahkan lahan.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Siallagan Pindaraya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Calpin Siallagan dan Keluarga Besar yang telah menghibahkan lahan ini, serta kepada Pemkab Samosir melalui Dinas Perkimtaru, Ibu Anggota DPRD Yuliana Pardede dan Bapak Camat. Peletakan Batu Ojahan hari ini adalah awal baru bagi kami untuk melayani masyarakat dengan lebih baik di kawasan wisata ini,” ujar Sudung.

Anggota DPRD Kabupaten Samosir, Juliana YA. Pardede, turut mengapresiasi pembangunan kantor desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Samosir tersebut.

Menurutnya, pembangunan fasilitas pemerintahan desa merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, pembangunan gedung juga perlu diikuti dengan pembenahan infrastruktur pendukung agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kita tentu mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Samosir melalui APBD Tahun Anggaran 2026 untuk pembangunan fasilitas pelayanan publik di Desa Siallagan Pindaraya. Namun, pembangunan ini hendaknya tidak hanya berhenti pada penyediaan gedung. Kita juga berharap infrastruktur pendukung, khususnya akses jalan menuju kantor desa, dapat menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujar Juliana.

Ia menilai, keberadaan kantor desa yang representatif harus didukung akses jalan yang memadai sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh pelayanan pemerintahan. Terlebih, Desa Siallagan Pindaraya berada di kawasan wisata Huta Siallagan, sehingga peningkatan fasilitas pemerintahan desa diharapkan berjalan seiring dengan pembenahan infrastruktur dan penataan kawasan wisata.

Pantauan wartawan deliksumut.com di lapangan, akses jalan menuju lokasi pembangunan kantor desa baru tersebut masih membutuhkan pembenahan. Kondisi jalan yang menanjak dan berbatu dinilai perlu mendapat perhatian agar mobilitas masyarakat maupun aktivitas pelayanan pemerintahan dapat berjalan lebih lancar.

Warga berharap pembangunan kantor desa tidak hanya berfokus pada gedung, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menuju lokasi, sehingga kantor desa yang dibangun dengan fasilitas lebih representatif akan semakin optimal manfaatnya apabila didukung akses jalan yang layak dan mudah dilalui masyarakat.

(Samsir Sitanggang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *