Daerah  

Secara Estafet, Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan KDMP di Pakkat DOLOKSANGGUL

Secara estafet, Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH melakukan peletakan batu pertama pembangunan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Pakkat, Rabu 29 April 2026.

Peletakan batu itu, pertama dilaksanakan di Desa Rura Tanjung, selanjutnya ke Desa Rura Aeksopang dan terakhir di Desa Lumban Tonga-Tonga Kecamatan Pakkat. Kegiatan itu menjadi simbol percepatan pembangunan serta komitmen pemerintah daerah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain dihadiri masyarakat sekitar dan para Kepada Desa, peletakan batu pertama juga diikuti Pabung 0210/TU Mayor MR Manurung, Kapolsek Pakkat AKP Sudiman Damanik, Danramil Pakkat Peltu AR Lubis, Plt Camat Pakkat Marco Siringoringo dan para pimpinan perangkat daerah.

Bupati Humbahas menjelaskan kedepannya kehadiran KDMP itu diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar, termasuk membuka peluang lapangan kerja. Pembangunan KDMP, merupakan tindaklanjut Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai dan perlengkapannya. Tujuannya, memperkuat ekonomi desa melalui penguatan infrastruktur koperasi dengan dukungan pemerintah pusat, daerah serta berbagai lembaga terkait.

Bupati Humbahas juga menjelaskan pembangunan KDMP merupakan tanggungjawab bersama seluruh elemen masyarakat. Sangat diharapkan, seluruh masyarakat, harus ikut peduli, peka serta turut mendukung agar proses pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai rencana. Pembangnan bukan sekedar mendirikan tapi memberikan manfaat besar kepada masyarakat.

Peletakan batu pertama itu, disambut warga setempat dengan antusias di masing-masing lokasi.

Kadis Kopenaker Nurliza Pasaribu menjelaskan saat ini KDMP di Kabupaten Humbang Hasundutan telah terbangun 48 unit, 8 diantaranya berada di Kecamatan Pakkat. Doa dan harapan bersama, jumlah gerai KDMP akan terus bertambah, sehingga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat disetiap desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *